9 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Tengah, Gambar + Penjelasan

Posted on

Alat musik tradisional khas Kalimantan Tengah dan gambar serta penjelasannya adalah informasi yang penting untuk dibaca oleh semua warga Indonesia yang mengaku cinta terhadap kesenian nusantara. Apalagi pada kesempatan ini, informasinya dilengkapi dengan cara memainkannya. Cocok bagi Anda yang ingin belajar akan alat musik daerah yang disingkat Kalteng ini.

Berdasarkan informasi dari laman Wikipedia menyatakan bahwa Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi di negara Indonesia yang berlokasi di pulau Kalimantan. Ibu kota dari daerah yang disingkat Kalteng ini adalah Kota Palangka Raya yang memiliki luas mencapai 157.983 km². Merujuk pada sensus tahun 2010, populasi di provinsi adalah 2.202.599 jiwa, yakni terdiri dari jumlah 1.147.878 laki-laki dan 1.054.721 wanita.

Kembali kepada alat musik dari Kalimantan Tengah yang cara memainkannya bermacam – macam. Hampir sama dengan alat musik di daerah lain, seperti daerah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, yakni ada yang dipukul, dipetik dan di gesek. Ada yang langsung dipukul memakai tangan dan ada yang harus memakai alat pukul khusus. Tingkat kesulitannya pun bertingkat, ada yang mudah dan ada pula yang harus punya keterampilan khusus guna menghasilkan nada yang enak di dengar.

Keberadaan alat musik tradisinal di Kalimantan Tengah juga tidak begitu menggembirakan. Sebabnya hampir sama dengan daerah lain. Efek dari globalisasi salah satunya. Dimana bukan hanya sistem ekonomi saja yang berubah, melainkan tatanan kehidupan sosial masyarakat juga mengalami perubahan. Alat musik yang modern berhasil menggeser apa – apa yang bersifat manual dalam bermusik. Dan kita ketahui ada banyak alat musik Kalteng yang masih tradisional cara penggunaannya, belum dimordenisasikan.  

Jadi, pada artikel alat musik provinsi Kalimantan Tengah beserta penjelasannya ini kami coba berusaha untuk melestarikan melalui laman komunikasi daring. Semoga saja langkah kecil ini mampu memberikan dampak positif bagi kemaslahatan bersama. Keseriusan ini sudah bisa dibuktikan dengan konsistennya kami menulis macam – macam alat musik nusantara, mulai dari alat musik Jawa Tengah, alat musik Kalimantan Timur dan alat musik Kalimantan Barat. Semua ini adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sama – sama saling melengkapi.

Karena Kalteng sangat kaya dengan seni dan budaya, kami pun pernah mengulas tentang pakaian adat Dayak dan rumah tradisional Kalimantan Tengah beberapa waktu yang lalu.

Baiklah, langsung saja kita bahas satu persatu tentang alat musik tradisional khas Kalimantan Tengah. Berikut informasinya.

1. Garantung

Garantung via Blogger

Garantung adalah salah satu alat musik yang memiliki nilai sakral dikalangan masyarakat dayak di Kalimantan Tengah. Alat musik kuno ini menurut informasi yang di dapat menyatakan bahwa bentuknya persis Gong. Garantung terbuat dari bahan logam kuningan atau perunggu. Beberapa ahli sejarah mengatakan bahwa Garantung masuk kepulau kalimantan khususnya Kalimantan Tengah pada saat terjadinya hubungan dagang antara suku dayak di Kalimantan dengan pedagang dari pulau Jawa. Namun masyarakat dayak pada umumnya meyakini jika alat musik ini diturunkan dari syurga atau khayangan.

Bagi masyarakat dayak Garantung bukan hanya alat musik biasa namun Garatung merupakan benda berharga yang bisa dijadikan alat tukar dalam upacara pernikahan bahkan alat komunikasi kuno kepada roh para leluhur. Sebab itu alat musik ini sering digunakan dalam ritual-ritual adat masyarakat dayak di daerah Kalimantan Tengah.

2. Babun

Babun via WordPress

Babun adalah alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh langsung dengan tangan tanpa bantuan alat pemukul. Alat musik ini terbuat dari kayu yang kedua ujung sisinya ditutup dengan kulit binatang. Didaerah lain alat musik ini disebut dengan gendang atau kendang.

3. Japen

Japen via Blogger

Japen adalah alat musik tradisional dari Kalimantan Tengah yang tetrbuat dari kayu dan memiliki dawai atau senar. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik. Meski bentuknya seperti alat musik gitar namun ketika dimainkan suara yang dihasilkan lebih mirip dengan Kecapi.

4. Katambung

Katambung via Kamerabudaya

Alat musik Katambung sangat melekat pada ritual adat yang ada di Kalimantan Tengah. Alat musik zaman dulu ini dimainkan dengan cara dipukul. Biasanya masyarakat memainkan alat musik ini dengan teknik yang berbeda disesuaikan dengan upacara yang sedang dilaksanakan. Jika pada uapacara Gawi belom alat musik ini biasanya dimainkan pada saat penyambutan tamu dengan nada yang lebih ceria. Sedangkan pada upacara Gawi matei alat musik ini dimainkan pada saat suasana hening dengan nada yang lebih sedih.

5. Saluang

Saluang via Wikipedia

Saluang adalah alat musik Kalimantan Tengah yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari bambu atau kayu. Nada yang dihasilkan alat musik ini tergolong sederhana yaitu do, re, mi, sol, dan la.

6. Saron

Saron via Wikipedia

Alat musik Saron sama dengan alat musik saluang namun perbedaan kedua alat musik ini adalah terletak pada bahan baku pembuatnya. Jika Salung terbuat dari kayu atau bambu maka saron terbuat dari bahan logam atau besi. Nada yang dihasilkan dari alat musik ini juga hanya 5 nada yaitu do, re, mi, sol, la.

7. Serupai / Tote

Serupai atau tote adalah alat musik tradisional Kalimantan Tengah yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini terbuat dari bambu kecil yang telah dikeringkan. Ujung bagian dalamnya diberi lidah dan bagian batangnya diberi lubang untuk menghasilkan nada.

Alat musik ini bisa dijadikan alat musik penghibur pribadi ataupun menjadi bagian dari upacara adat pada masyarakat Kalimantan Tengah. Salah satu upacara yang menggunakan Serupai adalah upacara Belian, Serupai atau Tote dimainkan pada saat puncak upacara yang disebut Ngawak.

8. Suling Bahalang

Suling Bahalang adalah alat musik tiup yang dimainkan sama seperti memainkan suling pada umumnya. Alat musik ini memiliki tujuh lubang disepanjang batangnya. Memainkan alat musik ini ditiup dan menutup lubang -lubang dengan jari untuk mengatur nada dan irama yang diinginkan.

9. Suling Balawung

Suling Balawung via Youtube

Suling balawung ini sama seperti suling pada umumnya namun lubang yang terdapat pada bagian Suling Balawung hanya ada 5 (lima) dibagian bawahnya dan satu dibagian atasnya. Yang membuat keunikan dari alat musik ini adalah alat musik ini biasanya hanya dimainkan oleh kaum perempuan.

Lihat: Alat Musik Jawa Timur

Tahapan Melestarikan Alat Musik Kalimantan Tengah

Sangat sayang jika alat musik yang ada di Kalimantan Tengah hanya menjadi sejarah saja, anak cucu kita tidak tahu apa saja nama – namanya. Padahal nilai dari alat musik tersebut tidak bisa dinilai oleh apapun. Warisan yang harus dijaga sampai kapan juga.

Berikut aalah tahapan untuk melestarikannya.

1. Budayakan di Rumah

Rumah adalah pondasi sebuah negara. Jika sebuah rumah sudah jauh dari kebudayaan daerah, maka akan runtuhlah kebudayaan yang ada di negara. Maka dari itu ada baiknya semua alat – alat musik khas Kalimantan Tengah di kenalkan pada setiap keluarga. Ajarkan mereka memainkan dan harus menjadi kebiasaan sampai jadi kebanggaan disetiap rumah.

2. Jadikan Acuan Belajar Seni di Sekolah

Sekolah akan melahirkan banyak pelajar yang akan mengabdi kepada masyaakat. Keberadaan pelajar sangat strategis dalam membangun suatu negeri. Lalu, apa yang bisa diharapkan jika pelajar – pelajar tidak kenal dengan alat musik tradisional Indonesia yang merupakan seni musiknya sendiri?

Fenomena ini jangan sampai terjadi. Jika sudah terjadi harus segera di minimalisir melalui berbagai kebijakan pemerintah. Wajibkan setiap pelajar ahli dalam memainkan musik tradisional.

Lihat: Alat Musik Aceh

Akhirnya sampai disini dulu uraian mengenai alat musik tradisional khas Kalimatan Tengah kami sampaikan kepada para pembaca. Semoga saja sajian artikel ini memberikan banyak manfaat kepada kita semua yang cinta akan seni musik Indonesia. Jangan lupa sampaikan saran dan kritik Anda dengan menulisnya pada kolom komentar.

Silahkan berkomentar