4 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Utara, Gambar dan Penjelasan

Posted on

Alat musik tradisional khas Kalimantan Utara dan gambarnya serta penjelasannya adalah informasi yang sangat banyak dicari oleh warga Indonesia. Terutama bagi mereka yang yang masih mengecam masa pendidikan, baik pada tingkat sekolah dasar, menengah dan perguruan tinggi. Bagi para siswa SMA dan mahasiswa di Perguruan Tinggi bahkan ada yang sudah ingin mempelajari alat musik Kalimantan Utara secara profesional. Hal ini penting untuk diapresiasi ditengah banyaknya generasi muda yang lebih suka dengan alat musik asing.

Alat musik adat Kalimantan Utara termasuk aset kesenian daerah yang bisa terus dilestarikan oleh warga setempat. Jangan sampai jumlah alat musik yang sedikit ini hanya tinggal sejarah saja karena diacuhkan oleh generasi saat ini. Pemerintah harus hadir dalam hal ini. Hadir dengan berbagai kebijakan atau peraturan yang mendukung keberadaan kesenian Indonesia agar tetap eksis.   

Beragam fungsi dari alat musik Kalimantan Utara sudah menjadi budaya yang tidak bisa dipisahkan. Seperti berguna untuk menghibur masyarakat setempat dan mengiringi tarian daerah Kalimantan Utara yang dipertontonkan pada saat – saat tertentu. Tidak hanya itu saja, kadang dijumpai alat musik dipakai untuk acara upacara adat di daerah kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Utara. Setidaknya ada tiga fungsinya berdasarkan uraian diatas.   

Tidak bisa dipisahkan, bahwa alat musik khas Kalimantan Utara adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari alat musik dari daerah lain, seperti alat musik Kalimantan Timur, alat musik Kalimantan Barat dan alat musik Kalimantan Tengah. Bahkan, tetap menjadi bagian dari satu kesatuan yang ada di luar pulau Kalimantan, termasuk alat musik Jawa Tengah dan lain – lain. Pelestarian bisa dilakukan dengan sering – sering mempublikasikannya di komunikasi daring, seperti media sosial dan media sejenisnya. Antisipasi orang atau negara lain yang hendak mengklaim sebagai hak kekayaan mereka. Kita sudah pernah pengalaman beberapa kesenian Indonesia di klaim oleh negara lain. Dan ini memang menyakitkan.

Baiklah, langsung saja kita bahas satu persatu mengenai alat musik tradisional khas Kalimantan Utara.  

1. Babun

Babun via Blogger

Babun merupakan sebutan untuk alat musik gendang yang berasal dari kalimantan utara. Bentuk dan cara bermain alat musik ini sama seperti alat musik gendang pada umumnya. Alat musik ini dibuat dari bahan kayu dan dilapisi kulit binatang pada kedua sisinya. Biasanya alat musik ini dipakai pada acara-acara adat atau mengiringi tarian tradisional kalimantan utara. Teknik bermain Babun disesuaikan dengan kondisi pemainnya dan acara yang sedang berlangsung.

2. Gambang

Gambang via Blogger

Gambang adalah alat musik pukul yang terbuat dari bahan bambu dan lempengan -lempengan kayu, bambu atau logam. Bentuk alat musik ini seperti miniatur perahu dan dibagian atasnya tersusun lempengan logam mulai dari kecil hingga besar. Untuk memainkan alat musik ini diperlukan alat pemukul khusus yang bagian ujung pemukulnya dibalut kain agar suara yang dihasilkan lembut dan indah.

Alat musik ini mempunyai beberapa tangga nada, seperti Mayor dan Minor serta Gregorian. Pada bunyi nada yang rendah asalnya dari bilah yang lebar dan panjang yang bagian tengahnya ditipiskan. Sedang pada nada tinggi dihasilkan dari bilah yang lebih kecil dan bagian tengahnya tebal.

3. Jatung Utang

Jatung Utang via Kemdikbud

Jatung Utang adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari pulau Kalimantan. Hampir semua propinsi di Kalimantan menjadikan Jatung Utang sebagai alat musik tradisionalnya. Jatung Utang merupakan alat musik yang berasal dari suku Dayak Kenyah yang mendiami beberapa wilayah dipulau kalimantan. Alat musik ini tergolong kedalam alat musik Xilofon yang terdiri dari 9 hingga 13 potongan kecil kayu.

Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipukul dengan 2 batang kayu. Bahan yang digunakan untuk membuat alat musik ini adalah kayu kapit dan kayu temaha. Jatung utang adalah alat musik yang biasa dimainkan masyarakat kalimantan utara sebagai sarana hiburan ketika diladang.

4. Rebab

Rebab via Blogger

Rebab juga salah satu alat musik yang banyak tersebar di beberapa wilayah di nusantara. Alat musik ini adalah bagian dari pengaruh budaya Asia Timur di negara Indonesia. Alat musik yang memiliki bentuk unik ini dimainkan dengan cara digesek seperti bermain biola. Masyarakat di Kalimantan Utara biasa menggunakan alat musik ini pada acara-acara adat atau pun pertunjukan musik daerah.

Lihat: Alat Musik Sumatera Barat

Kenapa Sedikit?

Awalnya saya juga menanyakan hal ini kedalam hati. Sangat beda dengan daerah lain. Kenapa bisa jumlahnya hanya di bawah 5 (alat) musik saja. Lucunya, nama alat musik Kalimantan Utara pun hampir sama persis dengan alat musik di daerah yang lain.

Terkait hal diatas, paling tidak ada beberapa jawaban mengapa bisa sedikit jumlahnya.

1. Kurang Riset

Banyak alat musik zaman dahulu diketahui setelah adanya para ilmuwan melakukan riset. Dari riset tidak hanya alat musik klasik dijumpai, situs sejarah zaman dahulu juga dengan mudah di temukan. Nah, bisa saja alat musik Kalimantan Utara yang sedikit karena belum dilakukan penelitian.

Diketahui, biaya untuk mengadakan penelitian tidaklah murah. Harus ada sponsor yang mau membiayai. Apalagi penelitian tentang sejarah. Lembaga pendidikan sudah sebaiknya mengambil peranan ini. Mahasiswa yang belajar harus dirangsang untuk mau melakukan riset terhadap benda – benda kesenian sejarah yang ada di Indonesia. Bukan kita tidak percaya dengan hasil riset orang asing. Namun alangkah baiknya sejarah kita, ya kita sendirilah yang melakukan survei terhadapnya.

2. Jiwa Seni Musik Tidak Berkembang

Apa benar jiwa seni musik orang dulu di Kalimantan Utara tidak sama dengan daerah lain yang punya banyak alat musik? Bisa iya dan bisa juga tidak. Jika iya, mungkin pada zaman dahulu masyarakat cukup dengan 4 alat musik yang menghiburnya. Atau bisa saja mereka punya alternatif hiburan lain selain dari pada alat musik guna menghibur pada momen tertentu.

Kita berharap jumlah yang sedikit ini tidak lekang ditelan masa. Tetap lestari sampai kapan pun juga. Semua elemen masyarakat punya kewajiban untuk menjaganya, baik instanti pemerintah maupun sewasta dan masyarakat. Dan bukan hanya orang yang tinggal di Kalimantan Utara saja, kita yang diluar daerah tersebut punya kewajiban yang sama. Jangan sampai kita acuh yang bisa memberikan peluang bagi negara lain untuk mengambik kesempatan dalam kesempitan.

Lihat: Alat Musik Melayu Riau

Mungkin hanya sampai disini uraian tentang alat musik tradisionak khas Kalimantan Utara. Semoga saja memberikan banyak manfaat kepada para pembaca yang budiman juga setia. Jangan sungkan untuk berkontribusi untuk pengembangan blog ini kedepan. Kontribusi dapat dalam berbentuk saran, ide dan kritik. Semua itu bisa dituliskan pada kolom komentar yang ada di bawah ini.     

Silahkan berkomentar