3 Alat Musik Tradisional Khas Madura, Gambar dan Penjelasan

Posted on

Alat musik tradisional khas Madura, gambar dan penjelasannya merupakan kesenian daerah yang harus mendapat perhatian. Untuk itu kita perlu mengenal satu demi satu apa saja nama – nama dari alat musik Madura tersebut, baik yang asli maupun yang memang berasal dari luar negeri kemudian mengalami artikulasi dengan budaya lokal.

Namun sebelum lebih jauh mengenal alat musik dari Madura, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu apa itu daerah Madura yang berdasarkan info dari laman Wikipedia mendeskripsikan sebagai berikut:

Madura (bhs. Madura: Mâdhurâ/مَدُرَ) adalah nama pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur. Pulau Madura besarnya kurang lebih 5.168 km2 (lebih kecil daripada pulau Bali), dengan penduduk hampir 4 juta jiwa. Salah satu yang terkenal dari Madura adalah sate Matura yang sudah dijual di daerah luar Madura, termasuk menjadi makanan sate enak di kota Medan.

Beberapa keseenian musik Madura yang terkenal yaitu, musik Saronen, musik Tong-Tong, musik Dhaul dan Musik Gambus yang selalu jadi sarana hiburan bagi warga setempat. Dan dikesempatan ini kami akan uraikan satu persatu untuk pembaca yang budiman. Seni musik adalah kebiasaan dari orang Madura dari masa ke masa, lintas generasi dab semoga seterusnya tetap esksis  

Pentingnya Mengenal Alat Musik Madura

Sepertinya ada banyak alasan yang bisa menyatakan bahwa mengenal tentang alat musik khas Madura asalah sesuatu yang sangat penting. Beberapa argumentasi yang bisa kami sampaikan, yaitu:

1. Budaya

Alat musik yang menjadi ciri khas daerah Madura termasuk sebagai kebudayaan yang tidak bisa dipisahkan dari budaya Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Maka dari itu, semua warga Indonesia – tanpa terkecuali – harus mempelajarinya.

Kemudian pihak institusi pendidikan harus membuat kurikulum kepada muridnya untuk jadi sebuah ilmu pengetahuan. Baik mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Hal ini dapa berdampak kepada kecintaan mereka akan budaya Indonesia.  

2. Antisipasi

Lebih baik di antisipasi sejak dini sebelum terjadi. Budaya Indonesia sudah pernah diklaim oleh negara tentang pada masa lalu. Tentu saja hal ini sangat menyakitkan dan jangan sampai terulang kembali. Mengetahui sejak dini membuat kita lebih memahani tentang cara menjaga atau melestarikannya. Jangan sampai terjadi terlebih dahulu baru kita seperti “orang yang kebakaran jenggot”.

Dimana bisa Melihat Alat Musik Madura?

Kalau Anda ingin memlihat dalam bentuk digital, maka Anda bisa melihatnya di Komunikasi Daring atau jaringan internet yang bisa di jangkau dengan alat komunikasi modern saat ini berupa gadget, tablet dan laptop.

Sedangkan jika Anda ingin melihat dalam bentuk fisik, Anda bisa melihatnya pada tempat seperti museum atau gedung – gedung kesenian yang ada di Madura. Mungkin dibeberapa rumah warga yang berjiwa seniman akan juga ditemui, namun tidak semua warga yang mengoleksinya. Kemudian, Anda bisa membelinya di toko alat musik yang ada dikota Anda. Atau jika Anda termasuk orang yang tidak suka keluar, Anda bisa membelinya via online.

Jika Anda bukan orang yang tinggal di Madura dan menjadwalkan waktu untuk berlibur, ada baiknya Anda mampir ke musuem guna melihatnya lebih dekat dan bisa diskusi dengan orang Museum mengenai sejarah dan hal terkait lainnya.   

Baiklah, tanpa berlama – lama lagi, langsung saja kita uraikan satu persatu tentang alat musik tradisional khas Madura untuk Anda.

1. Ul Dhaul/Ul Daul

Ul Dhaul/Ul Daul via Plat-M

Pada saat bulan suci Ramadhan, alat musik Ul Dhaul ini menjadi salah satu alat komunikasi tradisional untuk memberitahukan kepada warga bahwa waktu sahur telah tiba. Ul Daul sendiri merupakan alat musik Perkusi. Bagi masyarakat Madura khususnya daerah Sumenep alat musik ini menjadi penyambut tamu undangan pada acara – acara besar atau acara keagamaan.

Dalam 4 tahun belakangan ini alat musik Ul daul berkembang sangat pesat di daerah Pamekasan, Sampang sampai daerah Sumenep. Masyarakat Madura sendiri telah menobatkan alat musik ini sebagai khasanah kekayaan seni dan budaya tradisional budaya Madura.

2. Saronen

Saronen via Adira

Saronen adalah alat musik tradisional yang terbuat dari kayu jati dengan panjang 40 cm. Alat musik ini berbentuk kerucut dengan dan mempunyai 7 lubang. 6 lubang berada didepan bederet dan 1 lubang berada dibagian belakangnya.

Bagian tempat meniup terbuat dari daun aren dan terdapat sebuah sayap yang terbuat dari tempurung kelapa yang bentuknya seperti kumis bagi orang yang memainkannya. Biasanya alat musik ini dimainkan sebagai pendamping alat musik Kempul. Suara yang dihasilkan dari alat musik ini melengking, nyaring dan parau serta meliuk-liuk.

3. Tongtong

Tongtong via Budayajawa.id

Tongtong atau kentongan ini terbuat dari kayu. Pada awalnya Tongtong hanya mempunyai tiga buah nada, yaitu terdiri dari nada tinggi, nada sedang dan juga nada rendah. Nada musik yang bertalu-talu dengan suara khas itulah yang mencerminkan suka cita masyarakat Madura. Alat musik ini dipakai pada kegiatan Sapi Sono, Karapan Sapi dan acara kegembiraan yang ada di Madura.

Lihat: Alat Musik Sumatera Utara

Jauh hari sebelumnya, kami juga sudah menyampaikan tentang beberapa alat musik dari daerah lain, seperti alat musik Aceh, alat musik Sumatera Barat dan alat musik Jawa Tengah dan masih banyak lagi. Anda bisa membacanya kapan Anda mau.

Kami menyakini bahwa semuanya sangat penting untuk disampaikan. Maka dari itu kami tidak berhenti sampai pada satu informasi saja. Namun kami terus melengkapinya sampai benar – benar lengkap. Jika masih ada yang kurang, kami terus mencari informasinya, baik dari online, buku, jurnal dan data – datang lain yang terkait. Kalau bukan kita siapa lagi?

Saran dari kami, khsusunya orang Madura supaya jangan minder dengan alat musik daerahnya. Terus lestarikan sampai generasi selanjutnya. Pelajari sejarahnya, pelajari cara memainkannya, pelajari juga cara membuatnya. Jika memang memungkinkan, jadikan alat musik daerah Madura ini sebagai objek wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan domestik dan internasional. Ada banyak orang di luar negeri yang belajar cara menggunakan alat musik tradisional Indonesia. Dan yang membuat aneh adalah mereka bisa lebih mahir memainkannya dari pada putra asli Indonesia sendiri.

Pada saat yang sama, banyak generasi muda Indonesia malah cenderung mempelajari alat musik yang datang dari luar negeri sampai benar – benar mahir. Tentu saja kejadian ini tidak akan jadi masalah jika musisi Indonesia juga mahir dalam memainkan alat musik negerinya sendiri. Namun faktanya banyak yang minder dengan kesenian negerinya sendiri.

Lihat: Alat Musik Tradisional Jawa Barat

Demikian dahulu informasi tentang alat musik tradisional khas Madura kami sampaikan. Semoga saja memberikan manfaat kepada para pembaca yang cinta dengan kesenian Indonesia. Silahkan sampaikan saran, kritik dan komentar Anda pada kolom yang sudah kami sediakan dibawah ini.