12 Alat Musik Tradisional Khas Riau dan Penjelasannya

Posted on

Alat musik tradisional khas Riau dan penjelasannya merupakan kesenian daerah yang harus dijaga oleh semua masyarakat yang bukan cuma orang Riau semata. Warga yang berada di luar daerah Riau, selama masih warga Indonesia punya kewajiban untuk melestarikannya. Tujuan dari melestarikan ini adalah guna jangan sampai punah di telan masa bagi generasi muda di Riau.  

Atas alasan diatas, kami berusaha sekuat tenaga untuk ikut berpatisipasi merawat alat musik tradisional dari Riau yang mempunyai banyak nilai yang tidak bisa dibandingkan dengan uang semata. Meski masih melalui blog yang sederhana ini, kami tetap memberikan yang terbaik dari kerja keras kami.

Dulu, alat musik tradisional propinsi Riau mencakup apa yang ada di Kepulauan Riau sebelum dimekarkan jadi propinsi baru. Oleh karena itu, kita masih mengalami kesulitan untuk memisahkannya. Karena yang disebut seagai alat musik tradisional Indonesia adalah alat musik yang ada sebelum kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.

Kemudian, bicara tentang alat musik khas Riau, maka kita tidak bisa memisahkan dari alat musik tradisional Melayu Riau. Mayoritas suku asli di Riau adalah suku Melayu yang dikenal sangat dekat dengan agama Islam. Jarang ditemukan orang Melayu yang tidak beragama Islam di Indonesia. Ini pula yang menyebabkan sebagian alat musiknya mirip dengan alat musik yang berasal dari Timur Tengah.

Sebelum lebih jauh memberikan penjelasan tenang alat musik Riau, sedikit kami sampaikan kepada Anda bahwa kami sudah mempublikasikan beberapa alat musik nusantra dari dari lain, seperti alat musik Aceh dan alat musik khas Sumatera Utara. Dengan senang hati apabila Anda berkenan membacanya juga. Selain membaca, Anda juga bisa memberikan koreksi apabila menemukan kekeliruan kami dalam menulisnya.

Oke, langsung kita bahas satu persatu topik kali ini ya.

Beberapa Alat Musik Tradisional Riau Yang Pernah Ada   

Sebagian alat musik yang dipaparkan berikut ini dimainkan dengan cara di pukul dan di petik.

1. Gambus

Mengenal Alat Musik Gambus
Alat Musik Gambus via WordPress

Gambus merupakan alat musik yang sudah sangat terkenal dinusantara. Pada awalnya Gambus dimainkan untuk acara-acara spiritual pada masyarakat adat Melayu. Namun kini alat musik Gambus lebih banyak digunakan sebagai pengiring tarian Zapin. Alat musik yang dimainkan dengan dipetik ini memiliki bentuk seperti alat musik Mandolin dengan jumlah senar antara 3 sampai 12 buah. Gambus biasanya dimainkan bersamaan dengan alat musik Gendang. Hal yang unik juga alat musik Gambus ini digunakan oleh para nelayan sebagai hiburan di atas alat transportasi laut tradisional ketika mencari ikan.

2. Nafiri

Nafiri Merupakan Alat Musik Khas Riau
Nafiri via Blogger

Alat yang satu ini memiliki bentuk fisik yang sangat mirip dengan Terompet yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini bisa dikatakan terkenal di Provinsi Riau, sebab kerap mengiringi acara pertunjukan makyong. Selain sebagai alat musik yang mengiringi acara pertunjukan alat musik ini juga dijadikan sebagai alat komunikasi tradisional menyampaikan informasi terkait terjadinya bencana, kematian, kemalingan, dan informasi yang mendesak lainnya kepada warga masyarakat.

3. Gendang Nobat

Gendang Nobat Dikategorikan Alat Musik Dari Riau
Gendang Nobat via Geocities

Gendang Nobat sendiri terbuat dari kulit hewan, kayu serta rotan yang dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh. Konon alat musik ini juga menjadi benda yang disakralkan tidak boleh dimainkan oleh sembarangan orang. Bahkan alat musik ini tidak boleh dilangkahi oleh pemain maupun orang lain. Pemain Gendang Nobat sendiri harus memiliki darah keluarga kerajaan. Alat musik Gendang Nobat biasanya dimainkan dalam acara – acara adat khusus yang sakral.

4. Rebana Ubi

Rebana Ubi via Blogger

Rebana Ubi merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh. Alat musik yang satu ini memiliki ukuran 70 cm dan tinggi 1 meter. Dalam memainkan Rebana Ubi posisi alat musik ini bisa dipegang dengan posisi horizontal atau diletakkan diatas lantai. Rebana Ubi memiliki bentuk yang unik seperti tabuhan pada umumnya, namun ada penyangga dibawah Rebana.

Alat musik ini sering ditabuh oleh pria yang datang ke rumah mempelai wanita dan memeriahkan pesta pernikahan mereka, sebab alat musik ini memiliki suara yang cukup keras saat ditabuh. Selain untuk mengiringi acara pernikahan alat musik Rebana Ubi berfungsi untuk upacara adat tertentu. Tidak sembarangan orang bisa memainkan alat musik ini sebab ada beberapa aturan yang digunakan untuk menabunhnya. Bagi pemula, harus belajar terlebih dahulu supaya ahli dalam memainkan alat musik yang bernama Rebana Ubi ini.

5. Kompang

Kompang via Google Image

Kompang adalah alat musik yang ditabuh seperti halnya alat musik Rebana. Akan tetapi perbedaan dari alat musik ini adalah pada gemerincing logam yang terdapat pada bagian tepinya. Ukuran dari alat musik Kompang yaitu 16 inci dengan ditutup memakai kulit yang terbuat dari kulit kambing ataupun kulit lembu/kerbau.

Alat musik kompang biasanya dimainkan dengan alat musik Gambus dan tabuhan Gendang. Fungsi dari alat musik in sendiri yakni untuk mengiringi pawai adat dan pertunjukkan kesenian tradisional khas Melayu Riau.

6. Gedombak

Gedombak via pempropriau

Gedombak adalah alat musik tradisional dari Riau yang memiliki bentuk sangat unik seperti tropy piala dunia. Alat musik ini terbuat dari bahan rotan, kayu dan kulit hewan. Gedombak biasanya dimainkan bersamaan dengan Nafiri dan alat musik lainnya sebagai pengiring dalam pagelaran Makyong.

7. Camar

Camar via bukantrik

Alat musik Camar termasuk dalam kategori alat musik pukul yang dipukul dengan alat pemukul. Alat musik ini biasanya dimainkan saat perayaan hari – hari besar. Gendang Camar memiliki bentuk yang unik terdiri dari 6 bilah kayu berwarna hitam yang ditempatkan pada rak dengan ukiran sayap seperti burung Camar. Inilah alasan mengapa disebut sebagai Gendang Camar.

8. Akordeon

Akordeon via Kamerabudaya

Akordoen adalah alat musik yang bisa dibilang unik jika dilihat dari bentuknya. Akordeon adalah penggabungan dari pianika dan tombol-tombol lainnya. Alat musik ini juga sangatlah mirip dengan alat musik yang ditemukan oleh C.F.L.Buschmann yang berasal dari Jerman.

Cara memainkan alat musik ini terbilang agak sulit, walaupun jika dilihat secara sekilas hanya tinggal menggerakkan tangan. Kesulitan dalam memainkan alat musik ini adalah mengharmonikan dua tangan dengan fungsi yang berbeda, tangan kiri sebagai pengatur tombol-tombol akor, Sedangkan tangan kanan untuk mengayunkan melodi lagu. Sembari menekan tombol Akordeon didorong dan ditarik supaya bisa mengatur pergerakan udara pada alat musik. Pergerakan udara yang dikeluarkan tersebut akan mengeluarkan bunyi. Bunyi itu akan diatur dengan jari-jari tangan pemain.

9. Marwas

Marwas via Blogger

Alat musik Marwas merupakan salah satu dari sekian banyak alat musik Riau yang memiliki nilai agamis yang sangat kental. Alat musik ini berbentuk seperti Gendang namun berukuran kecil dengan 2 (dua) membran pada bagian sisi-sisinya. Bunyi yang dihasilkan dari alat musik Marwas cenderung kecil namun memiliki nada tinggi. Marwas sendiri termasuk dalam kategori alat musik Tabuh/Pukul.

Marwas pada umumnya terbuat dari bahan dasar kayu nangka atau cempedak, kulit kambing, yang dililit atau diikat dengan menggunakan rotan.

10. Talempong

Talempong via dictio

Telempong atau yang biasa juga disebut Calempong adalah alat musik yang terbuat dari lempengan logam perunggu, besi atau kuningan dengan bentuk bundar. Ukarannya pun berbeda-beda, dan masing-masing menghasilkan suara yang berbeda pula.

Cara memainkan alat musik ini dengan cara dipukul dengan alat pemukul yang ujungnya dibalut oleh kain. Pada zaman dahulu alat musik ini digunakan untuk menyampaikan pesan penting dari wali negara oleh orang suruhannya untuk masyarakat. Kini alat musik Calempong salah satu alat musik yang mengiringi tarian sakral dan dimainkan ketika pasangan pengantin menuju rumah mempelai wanita (bararak).

11. Gong

Gong via Blogger

Gong ini sama seperti gong pada umunya yang terbuat dari kuningan dan dimainkan dengan bantuan alat pemukul yang terbuat dari kayu dengan ujung bantalan terbuat dari karet ataupun kain. Nada yang dihasilkan dari gong in tergantung dari ukuran gong, jika gong semakin besar maka semakin kuat pula bunyi yang dihasilkannya.

12. Genggong

Genggong Riau via Blogger

Alat musik Genggong adalah alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup. Alat musik ini biasanya digunakan bersama dengan alat musik tradisional lainnya sebagai alat musik pengiring dalam pagelaran musik tradisional. Genggong memiliki bentuk yang unik dan beragam bentuk yang kecil dan tipis. Genggong terbuat dari kulit terluar pohon enau.

Cara memainkannya adalah dengan di tiup sembari menarik ujung talinya, suara yang dihasilkan seperti pantulan dengan dengungan keras yang berasal dari rongga suara.

Lihat: Alat Musik Tradisional Batak Toba

Mengemas Alat Musik Riau Jadi Destinasi Wisata

Ditengah banyaknya alat musik yang dinilai modern, sudah pasti akan menjadi ancaman terhadap eksistensi alat musik tradisional Riau. Dengan segala keunggulannya, banyak orang yang akan melirik alat yang berbau modern. Lalu, bagaimana dengan nasib alat musik tradisional Indonesia kedepan?

Pertanyaan diatas menjadi bahan pemikiran kami dan kita semuanya. Karena sangat disayangkan jika suatu masa generasi kota tidak lagi mengenal kesenian yang merupakan warisan para seniman dimasa lampau. Jika diukur dengan materi, maka tiada yang akan bisa menilainya. Tepatnya, semunya tiada ternilai sifatnya.

Kreatifitas sangat diperlukan untuk melestarikan kesenian tradisional daerah Riau. Salah satunya mengenalkan kepada para wisatawan yang datang. Ya, alat musik yang ada di kemas secara baik untuk mendatangkan para turis, baik dari mancanegera maupun dalam negeri.

Untuk teknisnya, pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan. Apakah pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi dan daerah setempat. Dengan kebijakan tersebut diharapkan instansi terkait dapat bekerja secara maksimal.

Salah satu instansi yang akan fokus dalam hal ini adalah dinas pariwisata. Agar semua berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan, masyarakat juga harus bersinergi dalam mewujudkannya.

Lihat: Rumah Adat Riau

Demikian informasi terkait dengan alat musik tradisional khas Riau dan penjelasannya. Semoga memberikan manfaat kepada pengguna internet yang sedang membacanya. Kritik dan saran jangan lupa disampaikan dengan menulisnya di kolom komentar yang ada di bawah.

Silahkan berkomentar