Apa Kabar Sari Roti?

by

Mantabz.com – Publik tentu masih ingat bagaimana Perusahaan Sari Roti merasa keberatan dengan beredarnya foto-foto Aksi Bela Islam 212 yang memperlihatkan gerobak-gerobak Sari Roti kosong, menandakan rotinya diborong oleh konsumen.

Pernyataan Sari Roti yang menegaskan bukan bagian dari aksi jutaan umat Islam tersebut memunculkan aksi boikot terhadap produk Sari Roti. Imbasnya, laba perusahaan tersebut pun ditengarai anjlok.

Kini, kinerja PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) sepanjang 9 bulan tahun ini kurang menggembirakan. Laba dari produsen roti bermerek Sari Roti anjlok 52,2%.

Melansir keterbukaan informasi, Senin (30/10/2017), ROTI menngantongi laba bersih hingga kuartal III-2017 sebesar Rp 97,35 miliar. Angka tersebut turun jauh dibandingkan dengan laba pada periode yang sama sebesar Rp 203,69 miliar.

Perolehan penjualan bersih perseroan sebenarnya hanya turun tipis dari Rp 1,83 triliun menjadi Rp 1,8 triliun. Beban pokok penjualan juga turun tipis dari Rp 886,9 miliar menjadi Rp 881,3 miliar.

Namun beban usaha meningkat tinggi dari Rp 670,7 miliar menjadi Rp 806,78 miliar. Laba usaha pun menurun jauh dari Rp 323,8 miliar menjadi Rp 178,59 miliar.

Sementara total liabilitas meningkat dari Rp 1,47 triliun di akhir 2016 menjadi Rp 1,5 triliun. Adapun total aset meningkat tipis dari posisi akhir tahun sebesar Rp 2,91 triliun menjadi Rp 2,97 triliun di akhir September 2017.

Ternyata efek boikot umat Islam masih terasa hingga sekarang.
Loading...