Balasan Telak Gerindra Atas Tudingan ’40 Miliar La Nyalla”

Posted on

Menurut Nizar, sudah menjadi kewajaran bahkan keharusan LNM sebagai kader Partai Gerindra melakukan itu.

“Maka menjadi aneh jika Saudara LNM menyampaikan ini padahal LNM mengaku sebagai kader Partai Gerindra,” ungkap Nizar.

Pernyataan LNM yang tak mau lagi berjuang dengan Partai Gerindra itu juga dianggap Nizar sebagai sikap politik yang menunjukkan La Nyala berhenti menjadi kader partainya.

“Tentu Partai Gerindra tidak bisa menghalang-halangi keinginan tersebut,” tegasnya.

Nizar mengatakan, soal isu lain yang terlanjur tersebar melalui media baik online maupun sosial mesia bahwa ada permintaan uang saksi merupakan bagian tugas yang tertera.

Dalam dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses oleh DPP Partai Gerindra.

Karena itu, selain permintaan mencari mitra koalisi, La Nyalla juga diminta untuk menyiapkan kelengkapan pemenangan untuk kepentingan pemenangannya sendiri.

“LNM sudah mengembalikan mandat itu akibat tidak mampu melaksanakan yang surat tugas yang berupa mandat dari Partai Gerindra,” tuntasnya, demikian dilansir JPNN.

Diketahui sebelumnya, La Nyalla mencurahkan kekesalannya kepada Ketua Umum Prabowo Subianto yang meminta uang sebesar Rp 40 miliar. Hal itu disampaikannya ketika dirinya gagal jamu menjadi Cagub di Pilkada Jatim.