Beredar Foto Pelaku Penganiaya Ustadz Prawoto, Netizen: Seperti Pembunuh Bayaran

Posted on

Meninggalnya Ustadz Prawoto pasca dianiaya, Kamis (1/2/2018) pagi menimbulkan duka mendalam bagi Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat.

Prawoto dibunuh oleh tetangganya bernama Asep Maftuh (45) di Blok Kasur RT 1/5, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Asep si pelaku penganiayaan pun telah dibekuk. Pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa, mirip dengan pelaku yang menganiaya pengasuh pondok pesantren Al Hidayah Cicalengka Kabupaten Bandung, KH Umar Basri pada Sabtu pagi (27/1).

Pasca peristiwa berdara itu, beredar foto yang diduga pelaku di media sosial. Seperti yang diunggah akun instagram @agus_bunyu.

“Inilah Pelaku Penganiayaan Ust.Prawoto yg berakhir dgn Kematian, diduga “OrangGila,” tulis akun @agus_bunyu menerangkan foto tersebut.

Akun @agus_bunyu pun meminta umat muslim terutama para ustad dan ulama agar waspada terhadap aksi serupa.

“Umat Harus Tetap WASPADA,Munculnya kembali “OrangGila-OrangGila baru” ,,,,yg akan Menyerang Ustad /Ulama kita,” kata akun @agus_bunyu.

Postingan terduga pelaku pembunuh Ustad Prawoto itu sontak mendapat komentar pedas dari netizen. Bahkan ada yang sanksi jika pelaku mengalami sakit jiwa.

“kalau dilihat dari wajahnya seperti pembunuh bayaran, kelihatan sadis…,” kata akun liahatami@zol_lombok.

“Masa orng gila memilih target.. Ujung2nya terbebas dari jerat hukum..” tulis akun soedoid.

“Jadi mikir gini sy..ada pihak2 yang sengaja memanfaatkan kondisi ini..(orgil) u melampiaskan nafsunya…jd mrk ditunggangi pihak2 yg berkepntingan..mk selayaknya yg hra diteliti adalah lingk.dan siapa2 org terdekat pelaku tsb..yg menjadi pembisik/sutradara tsb. Ejar sampe dapat!!! #saveulama,” kata akun anadhandayani.

Sementara itu, Ketua PW Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat, Iman Setiawan Latief berharap kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian terhadap salah satu kadernya yaitu Ustaz Prawoto bisa segera terselesaikan secara tepat, benar dan adil oleh aparat kepolisian.

“Mudah-mudahan pihak kepolisian, kami sangat percaya kepada mereka untuk menyelesaikan dengan tepat, benar dan adil dan tidak ada ekses yang tidak diinginkan,” ujarnya saat berada di Mesjid Muhajirin, Burujul, Desa Mekar Rahayu, Kabupaten Bandung, kepada Republika, Kamis (1/2).

Credit: Republika, InstaGram, Pojoksatu

Silahkan berkomentar