Bersuara soal RUU Anti Teroris, Musisi Addie MS Langsung Bungkam di ‘Skakmat’ Mantan Artis Rachel Maryam

Posted on

Pembahasan dan pengesahaan RUU Anti Teroris saat ini belum selesai karena pemerintah Jokowi meminta menunda. Dan sudah banyak media mewartakannya.

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai Presiden tidak perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perppu Terorisme. Sebab, pembahasan RUU Terorisme sudah hampir final.

“(RUU) Ini sudah mau final, bahkan pada masa sidang lalu pun sebetulnya bisa disahkan. Tetapi, pemerintah yang menunda. Jangan ke bolak balik. Tetapi, kalau nanti dia mau menyelenggarakan Perppu, ya silakan itu haknya,” kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Senin 14 Maret 2018, dilansir viva.

Selian pernyataan wakil ketua DPR RI diatas, ternyata Ketua DPR juga menyampaikan hal yang serupa. Bahwa pemerintah yang meminta untuk ditunda.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, terkait RUU Terorisme, DPR sebenarnya 99 persen sudah siap ketuk palu sebelum reses masa sidang yang lalu. Namun, pemerintah yang meminta untuk menunda pengesahan RUU tersebut.

“Namun pihak pemerintah minta tunda karena belum adanya kesepakatan soal definisi terorisme. Begitu definisi terorisme terkait motif dan tujuan disepakati, RUU tersebut bisa dituntaskan,” kata Bamsoet, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (13/5).

Kata Bamsoet, jika pemerintah sudah sepakat tentang definisi terorisme, RUU Terorisme bisa dituntaskan pada masa sidang mendatang.

“DPR mendesak internal pemerintah capai kesepakatan agar RUU Terorisme segera disahkan,” tegas politikus Partai Golkar itu, seperti dilansir oleh Jurnas.

Tapi tiba-tiba, musisi Addie MS malah menyalahkan DPR terkait pengesahan RUU Antiterorisme yang tidak kunjung disahkan. Hal itu disampaikannya melalui laman twitter.

“Presiden mendesak DPR, tgl 18 Mei, masuk Sidang utk RUU Anti teoris yg mangkrak selama dua tahun. Kalau DPR belum juga mengesahkan, presiden akan keluarkan PERPU bulan Juni 2018,” kicau akun @addiems sambil melampirkan penggelan video Jokowi.

Terkait dengan kicauan Addie, langsung mantan artis yang juga Anggota DPR RI Rachel Maryam coba meluruskan. Menurut Maryam, apa yang disampaikan oleh Addie adalah kekeliruan.

“Maaf Mas, RUU Terrorisme masih mangkrak karena belum ada kesepakatan definisi terrorisme antar internal pemerintah sendiri. Pemerintah yg meminta agar pengesahan RUU Terorrisme ditunda. Jadi hambatannya ada di pemerintah dan Pak Jokowi adalah kepala dari pemerintah,” kicau akun @cumarachel. Sambil meretweet kicauan Addie.

Kicauan Maryam mendapat dukungan dari salah seorang netizen yang melampirkan bukti tertulis.

“Mohon maaf mba pihak mereka memang selalu mencari pembenaran sendiri. Mungkin ini bisa bantu untuk mencerahkan beliau mba @cumarachel ? agar tdk terkesan saling lempar bola,” komentar @walkerdesign5.

Disajikan fakta, Addie MS bukan malah melakukan terima kasih dan belum juga menghapus kicauannya.