Bikin Gerakan Boikot KPK, Fredrich Ngaku Sudah Dapat Dukungan 50 ribu Advokat Indonesia

Posted on

Fredrich Yunadi yang dikenal sebagai mantan Pengacara Setya Novanto menjalani pemeriksaan perdananya Senin (15/1). Ia dicecar banyak pertanyaan oleh Penyidik KPK.

Usai diperiksa, Fredrich mengaku masih kecewa dan merasa dilecehkan akibat dijadikan tersangka oleh KPK. Oleh karena itu, ia mengklaim telah mendapatkan petisi dari ribuan advokat di Indonesia untuk memboikot KPK.

“Saya hari ini dapat petisi dari seluruh Indonesia. Banyak sekali. Kurang lebih saya akan himpun 50ribu advokat di indonesia. Akan boikot KPK,” ucap Fredrich, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/1), dilansir Kumparan.

Fredrich merasa ia tak pernah menghalang-halangi KPK untuk memeriksa Setya Novanto.

“Sama sekali enggak ada (rekayasa). Saya bantu murni dari segi hukum. Saya enggak mau terlibat politik. Tapi dengan adanya percobaan dan fakta saya dikriminalisasi di mana putusan MK dan itu advokat sudah dilecehkan,” bebernya.

Fredrich sebelumnya berkukuh bahwa dia adalah korban kriminalisasi yang dilakukan KPK. Ia pun berpendapat bahwa para advokat sudah sepatutnya memboikot lembaga antirasuah itu.

Fredrich adalah tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan yang dilakukan KPK terhadap Setya Novanto. Namun kemudian Fredrich berkilah bahwa dia tidak melakukan perbuatan tersebut.

Penetapan tersangka dirinya oleh KPK dianggap Fredrich justru mengancam profesi advokat dalam menjalankan pekerjaannya. Ia menilai KPK tidak mempunyai bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka.