Dituding Penganut Syiah, Ini Jawaban Mengejutkan Sulis

Posted on

Masih ingat dengan Sulis? Jika Anda ingat ataupun tahu dengan lagu Cinta Rasul pasti kenal dengan sosok penyanyi wanita sekaligus rekan duet Hadad Alwi yang satu ini.

Belakangan ini Sulis sempat mendapat celetukan dari salah seorang penggemarnya.

Celetukan itu disampaikan melalui jejaring sosial atas unggahan tentang kehidupan rumah tangga Sulis.

Isinya adalah pernyataan bahwa penyanyi lagu cinta Rasul itu penganut Syiah. Benarkah Sulis penganut Syiah?

Lulusan Psikologi Universitas Paramadina itu pun langsung menjawabnya dengan tegas pernyataan tersebut.

“Saya tidak pernah merasa mbak ini bertanya apapun kepada saya sehingga kok bisa menyimpulkan saya syiah itu dr mana?” kata Sulis pada Selasa (25/4/18).

Sulis meminta sang warganet itu untuk hati-hati bila menilai orang, jangan sampai karena lidah salah dan merugikan orang tersebut.

“Semoga bukan bermaksud fitnah terhadap saya. Saya seorang Islam yang cinta Ibu Pertiwi tanpa bermazhab apa pun. Mencintai siapa yang dicintai Nabi adalah keharusan bagi saya,” kata Sulis.

“Kalau dengan kecintaan saya terhadap sholawat lalu dikatakan sebagai seorang syiah lalu dimana keimanan kita bahwa ayat Qur’an memerintahkan kita untuk bersholawat sebagaimana yang Allah juga bersholawat pada baginda Nabi? Wallahu a’laam. Sebaiknya mbaknya tabayun terlebih dulu sebelum berbicara di media umum..salaam,” ungkap ibu satu anak ini.

Akun penanya tersebut meminta maaf dan mengaku hanya dapat info itu dari media-media.

“Memang saya kurang tahu makanya saya mencari tahu dan alhamdulillah mbaknya sendiri yang balas. Saya hmpir ga percaya karena saya dari kecil ngefans banget sama mbak. Saya sempat kecewa dengar berita miring tsb. Terima kasih sudah menjelaskannya sendiri kepada saya. Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dari fitnah-fitnag yang lain. Aamiin.”

Sulis pun menjawab, “Amiin ya Allaah Yaa Sami’addu’aa. Ini untuk pelajaran bagi saya sendiri juga. Bila kita berkomentar mengenai keyakinan orang lebih baik kita bertabayun, sehingga kita kelak tidak dituntut di akhirat. Afwan wa jazakallaah. Semoga sukses selalu untuk mbaknya,” ungkap Sulis seperti dikutip dari bersamadakwah.