Gegara Ngaca dengan Ponsel di Lapangan, CR7 Diserang Warganet dan Dibandingkan Dengan Pemain Ini

Posted on

Pemain bola Cristiano Ronaldo (CR7) jadi sorotan usai Real Madrid mencukur Deportivo La Coruna 7-1 pada lanjutan La Liga, Minggu (21/1/2018).

Setelah mandul dalam tiga laga terakhir, Ronaldo sukses menjaringkan dua gol ke gawang La Coruna.

Namun sorotan utama kepada Ronaldo bukan karena dua gol yang dibuatnya, melainkan insiden di menit-menit akhir.

Pelipis Ronaldo berdarah akibat terkena sepatu pemain La Coruna Fabian Schar setelah mencetak gol keduanya.

Cedera tersebut membuat pemain 32 tahun itu tidak dapat melanjutkan permainan. Ronaldo harus mendapat perawatan dipinggir lapangan.

Yang sorotan karena saat meninggalkan lapangan bersama physio Madrid, Ronaldo tertangkap kamera sempat mengaca melalui ponsel. Ronaldo meminjam ponsel physio Real Madrid untuk melihat seberapa parah cedera yang dialaminya.

Wargenet juga membandingkan Ronaldo dengan bek Juventus Giorgio Chiellini. Pemain nasional Italia itu beberapa kali berdarah di wajah atau kepala. Namun Chiellini tak memikirkan penampilan dan langsung diperban sehingga bisa melanjutkan permainan.

Diejek

Usai ngaca, Ronaldo terlihat tidak senang dengan kondisi wajahnya. Dia menggelengkan kepada tanda kekecewaannya.

Aksi Ronaldo ini membuatnya diserang warganet. Di Twitter, Ronaldo dianggap sudah keterlaluan karena meminjam ponsel hanya untuk berkaca melihat kondisi wajahnya.

“… dia benar-benar menggunakan teleponnya sebagai cermin di lapangan untuk memeriksa bagaimana penampilannya,” tulis akun @orlamac.

“Ronaldo sedang mengecek apakah Manchester United telah mengumumkan transfer Alexis Sanchez saat sedang berdarah,” tulis @CruiseFootball.

Dibandingkan dengan Chiellini

Wargenet juga membandingkan Ronaldo dengan bek Juventus Giorgio Chiellini. Pemain nasional Italia itu beberapa kali berdarah di wajah atau kepala. Namun Chiellini tak memikirkan penampilan dan langsung diperban sehingga bisa melanjutkan permainan.

Credit: Liputan6, Twitter

Silahkan berkomentar