HEBOH! Ditjen Pajak Terbitkan Brosur “Yesus Juga Bayar Pajak”

by

Mantabz.com – Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) belum lama ini mengeluarkan brosur Sadar Pajak. Yang menarik perhatian, pada bagian awal brosur dua halaman, yang dibagi menjadi tiga lipatan itu tertulis Yesus Juga Bayar Pajak. Sementara di bagian lain memuat kartun Yesus bersama pegawai Roma.

Foto yang dia unggah pada Jumat (6/10) tersebut sontak memancing komentar Netizen. Sebab dalam brosur tersebut memuat gambar Yesus dan kutipan ayat dalam Alkitab.

Dalam brosur tersebut, digambarkan bahwa Yesus taat membayar Bea Bait Allah (temple tax). Selain itu juga dijelaskan Yesus mengajari umatnya untuk memberikan apa yang menjadi hak negara, berupa pajak.

Menanggapi brosur itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama, menjelaskan jika materi dalam brosur tersebut memang mengambil perspektif agama Kristen. Selain itu, Ditjen Pajak juga membuat persepketif lainnya dari agama Islam, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

“Iya, itu materialisasi kesadaran pajak dari perspektif agama Kristen. Kami juga buat yang dari perspektif agama Islam, Hindu, Budhha, dan Konghucu,” jelas Yoga.

Brosur yang diterbitkan Ditjen Pajak tak luput dari perhatian Mantan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal (Purn) Suryo Prabowo berkomentar.

Berikut komentar Suryo Prabowo yang dikutip melalui akun facebooknya:

PANIK karena gak punya duit ?

Apakah sudah sebegitu bernafsunya pemerintah ingin menarik ‘uang segar’ dari rakyat guna membiayai mereka kerja dan kampanye (?). Tidak cukup dengan menggunakan Tax Amnesty, memaksa menggunakan e-Money dan e-Toll, lalu sekarang ….. Ditjen Pajak menerbitkan brosur/leaflet yang berisi anjuran untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak dengan menggunakan kutipan ayat-ayat Injil dan gambar kartun Tuhan Jesus.

Apa iya, harus bawa-bawa agama dalam urusan perpajakan. Ntar dibilang nyari duit koq bawa-bawa SARA, ….. marah lageeee ?!? O ya, ….. menerbitkan leaflet dipajekin juga ya.

 

Loading...