6 Keunikan Pakaian Adat Tradisional Daerah Aceh Yang Mendebarkan

Posted on

Keunikan pakaian adat tradisional daerah Aceh ikut menjadi bagian dari budaya Indonesia yang harus mendapat perhatian, baik dari warga biasa maupun dari pemerintah (daerah-pusat) yang mempunyai otoritas kekuasaan. Kesadaran dari semua pihak memang sangat diperlukan demi lestarinya warisan budaya Indonesia. Kan sangat konyol ketika ada seorang guru yang bertanya kepada muridnya, “sebutkan keunikan dari pakaian adat Aceh” dan sang murid menjawab tidak tahu sambil bergaya pakaian adat Korea. Kejadian ini adalah bentuk kekhawatiran saja, jika benar – benar terjadi, tentu sangat naif sekali bagi nurani Indonesia.

Selain mempunyai destinasi wisata yang menarik, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) juga memiliki pakaian adat yang bida dibilang unik dari bentuknya dan filosofisnya. Sebagai warga Indonesia yang baik, tidak salah jika kita menggali apa saja keunikannya yang kemudian kita publikasikan ke berbagai media guna mendapat perhatian dari publik, baik offline maupun online. Apatah lagi publikasinya dikemas secara ciamik melalui bentuk digital. Bisa cetar membahana, bukan?

Rupanya, ada banyak keunikan dari pakaian adat Aceh, baik pakaian kesehariannya dan juga pakaian yang dikenakan ketika melaksanaan perkawinan. Saking banyaknya, kami tidak kuasa menyampaikan semuanya pada kesempatan kali ini. Yang pasti dibalik keunikan yang ada, ada pesan yang selalu dilekatkan pada pakaian Aceh yaitu pesan Islam. Yakni pakaian yang cendrung menutup aurat. Ini menjadi pembeda dengan pakaian adat dari daerah lainnya di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu, kami sudah menulis beberapa keunikan dari pakaian adat, yaitu : keunikan pakaian adat Bali, keunikan pakaian adat Sulawesi Selatan  dan keunikan pakaian adat Jambi serta keunikan pakaian adat Kalimantan Barat. Semua ini dihadirkan guna memberikan manfaat kepada para pembaca supaya wawasannya semakin luas. Dengan melakukan perbandingan dari keunikan pakaian daerah satu dengan yang lain, maka berdampak pada penambahan informasi yang saling melengkapi (utuh). Terlepas dari itu, sebagai warga Indonesia yang baik, sudah selayaknya kita tahu apa saja keunikan dari pakaian tradisional bangsa kita. 

Baca: Rental Mobil Banda Aceh

Oke, selanjutnya kita akan bahas satu persatu mengenai apa saja keunikan pakaian adat tradisional daerah Aceh yang berhasil kami rangkum.

1. Berdasarkan Status

Sumber : Google Image

Warga Aceh yang sejarahnya adalah kerajaan sudah pasti memiliki beberapa lapisan status sosial, baik dari sisi ekonomi dan juga gaya hidup (life style). Cara dan jenis pakaian menjadi dampak yang tidak bisa di elakkan pula.

Namun seiring berjalan sang waktu, banyak masyarakat kelas bawah yang juga bisa mengenakan beberapa pakaian model keturunan raja. Kemajuan teknologi memberikan pengaruh kepada sisi sosial dalam berpenampilan.

Baca: Rumah Makan Lesehan Medan

2. Nuansa mewah dan berpadu dengan nilai – nilai Islami

Khsususnya dalam hal pakaian pengantin adat Aceh memang terlihat mewah baik pakaiannya beserta aksesoris yang ikut menghiasi. Uniknya, bukan sekedar mewah saja, namun nuansa Islam begitu kental terasa.  

Ya, Aceh memang tidak bisa dilepaskan dari syariat Islam. Banyak artikulari budaya Islam yang datang dari Arab menguat di Tanang Rencong tersebut.

3. Kupiah Meukuetob Mirip Topi Bangsa Turki

Sumber : Stemit

Bagi Anda yang sudah pernah ke negara Turki mungkin bisa melihat persamaan antara Kupiah (Kopiah) Meukeutob dengan topi yang dikenakan oleh masyarakat Turki. Apa Turki yang mempengaruhi atau sebaliknya. Namun yang pasti, pada masa kekhalifahan di Turki, Aceh memang mempunyai hubungan yang kuat. Belanda pernah mendapat teguran keras dari Khalifah karena menghalangi orang yang berangkat haji dari Indonesia, khususnya dari Aceh.

4. Aksesoris Yang Unik

Sama dengan pakaian adat dari daerah lain, dimana masing – masing mempunyai ragam aksesoris. Tujuan dari aksesoris ini adalah untuk memperindah penampilan. Nah, yang membuat unik pada pakaian adat Aceh adalah penampakan aksesoris yang menggantung di pundak dan menyilang hingga ke bagian dada. Tiada yang tahu apa makna dari itu. Jika Anda tahu, jangan sungkan untuk menulisnya pada kolom komentar dibawah.

5. Pakaian Wanita Didesain Menutup Seluruh Aurat

Jadi desainer pakaian adat Aceh zaman dahulu sudah benar – benar memahami tentang standart dari pakaian untuk para wanita Aceh ketika hendak melakukan pernikahan. Aurat merupakan hal yang wajib untuk di tutup bagi para wanita. Oleh sebab itu, Baju yang dikenakan oleh wanita Aceh memiliki ukuran yang terbilang gombyor didesain besar agar dapat menutup seluruh aurat, panjang dan menutupi semua lekukan kaum wanita hingga kebagian pinggul.

6. Kerah Baju Sulaman Benang Emas

Sumber : Tribunnews

Yang ini terkait dengan keunikan pada baju Meukeusah. Dimana pada bagian kerahnya terdapat sulaman benang emas. Kabar yang beredar, hal ini mirip dengan kerah baju China atau kerah Shanghai. Apakah karena pengaruh pedagang China yang datang ke Aceh, tiada kabar yang pasti. Ini masih dugaan saja.

Oh iya, Anda pun bisa memberikan pendapat tentang hal unik yang ada terkait pakaian adat Aceh. Sisi pandang yang berbeda dapat menyebabkan pendapat yang berbeda pula. Semakin banyak pendapat tentu semakin baik menurut hemat kami.

Demikian dalu kami uraiankan mengenai keunikan pakaian adat tradisional Aceh untuk para pembaca yang budiman dimana pun berada. Semoga mendapatkan manfaat dari tulisan ini. Jika ada kritik dan saran atau masukan silahkan tulis pada kolom komentar. Atas kunjungannya, kami ucapkan terima kasih.