9 Keunikan Rumah Adat Tongkonan Khas Toraja Yang Bikin Terkejut

Posted on

Keunikan rumah adat Tongkonan Toraja dan hal terkait lainnya, sangat penting untuk disampaikan pada kesempatan kali ini. Rumah tradisional yang ada di provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan salah satu keajaiban dunia yang jadi legenda. Maka dari itu, sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita wajib untuk melestarikannya sampai kapan pun juga.

Ada banyak keunikan rumah adat Tongkonan, namun kami hanya mampu menyajikan beberapa saja. Hal ini mengingat waktu yang sempit dan sumber daya yang masih terbatas. Untuk itu, kami sangat berharap support dari pembaca untuk terus menjadi pembaca setia.

Sebutan lokasi yang populer adalah Tana Toraja sebagai tempat yang tersedia ragam keunikan nusantara, salah satunya adalah Kopi Toraja. Bukan cuma di Indonesia, Kopi Toraja sudah melanglang buana di kancah internasional. Kedepan – jika cukup waktu – kita akan mengulas tentang Kopi Toraja. Untuk kali ini, kita fokuskan mengulas tentang rumah adat Tongkonan saja dulu. Oke?

Karena keunikannya, jangan sampai rumah adat tersebut hilang dari sejarah (Baca : pengertian sejarah). Peranan pemerintah guna melestarikannya sangatlah penting. Apalagi ditambah dukungan dari masyarakat umum secara luas. Sebenarnya ada banyak cara untuk melestarikannya, mulai dengan selalu mensosialisasikannya, sampai dengan menjadikannya sebagai objek wisata yang dapat dilihat turis yang datang dari dalam dan luar negeri.

Sekedar informasi, sebelumnya kami menulis rumah Tongkonan, kami sudah menulis beberapa informasi terkait dengan rumah adat yang ada di Indonesia. Seperti keunikan rumah adat  Honai, keunikan rumah adat Tambi  yang ada di Sulawesi Tengah. Anda dapat membacanya usai membaca artikel ini.

Info terkait dengan rumah adat tradisional Tongkonan yang unik
Sumber : Nusantaratv.com

Baiklah, tanpa berlama – lama, langsuang kita bahas satu persatu mengenai keunikan dari rumah adat Tongkonan khas Toraja.

1. Mempunyai 3 Lapisan Segi Empat

Bukan tanpa makna hal itu di buat oleh masyarakat Toraja. Ternyata ciri khas 3 lapisan segi empat pada rumah Tongkohan memiliki nilai budaya. Usut punya usut, kepercayaan ini mengacu pada kehidupan, kelahiran, pemujaan dan kematian. Pada lapisan dipercaya memiliki gambaran yang erat mengenai hubungan antara mahluk mikro dan makro.

2. Ukiran Dinding Yang Khas

Tanah liat adalah bahan untuk membuat dinding rumah adat Tongkohan. Umumnya, warna yang ada memiliki warna yang berbeda di keempat sisinya. Kabarnya, Keempat warna dasar tersebut ialah Merah, Kuning, Putih dan Hitam.

Arti  dari warna merah melambangkan kehidupan manusia, sedangkan warna kuning melambangkan kekuatan di duniawi atau Sang Pencipta. Dan warna putih melambangkan kesucian sedangkan warna hitam melambangkan kematian atau duka. Keempat fase tersebut mempengaruhi kehidupan manusia yang terjelma dalam bangunan rumah yang ada di Tana Toraja ini.

3. Bersifat Multifungsi

Karena bentuknya yang besar, rumah adat Tongkonan dapat diisi oleh beberapa keluarga hingga empat puluh orang yang ada hubungan persaudaraan.

Dalam beberapa acara, rumah adat ini juga berfungsi untuk menggelar acara adat setempat yang melibatkan banyak orang.

4. Selalu Ada Tanduk Kerbau Ikut Menghiasi

Ulasan terkait dengan rumah adat tradisional Tongkonan yang jadi legenda

Bagi orang yang datang ke Toraja, pasti akan disuguhkan pemandangan indah rumah adatnya. Usai diperhatikan dengan saksama, di bagian depan rumah ada tanduk kerbau berjajar. Apa artinya?  

Jika diperhatikan dengan lebih mendalam, ada ciri lain yang menonjol, yaitu kepala kerbau menempel di depan rumah dan tanduk-tanduk kerbau pada tiang utama di depan setiap rumah orang Toraja. Jumlah tanduk kepala kerbau tersebut berbaris dari atas ke bawah dan menunjukkan tingginya derajat keluarga yang mendiami rumah tradisional tersebut.

Arti dari ornamen tanduk kerbau di depan rumah Tongkonan melambangkan kemampuan ekonomi sang pemilik rumah saat upacara penguburan anggota keluarganya. Setiap upacara adat di Toraja, seperti pemakaman akan mengorbankan kerbau dalam jumlah yang banyak.

Dalam beberapa identitas, ada banyak kelompok organisasi yang juga menjadikan kepala kerbau sebagai simbol.

5. Mempunyai 3 Tingkatan

Untuk mengetahui apa saja makna dari 3 tingkatan ini, adapun tingkatan yang pertama disebut dengan bagian atas (Rattiang Banua), tempat ini diperuntukkan guna menyimpan benda pusaka yang dianggap sakral oleh penduduk. Atap dari Tongkonan ini kemudian di susun dengan menggunakan bambu pilihan dan di ikat dengan rotan dan ijuk. Tidak heran atap rumah ini bisa bertahan sampai ratusan tahun sebab menggunakan bahan- bahan pilihan, kecuali terkena bencana Alam. Ruang Tengah ditempatkan sebagai ruang keluarga untuk tempat tidur anak-anak. Selain itu digunakan sebagai tempat sesaji dan terkadang juga digunakan untuk menyemayamkan mayat leluhur.

6. Arah Rumah Disesuaikan Dengan Arah Angin

Selanjutnya yang unik adalah mengenai arah rumah Tongkonan ini. Bukan tanpa alasan mengenai arahnya. Yuk, kita simak!

Adapun arah rumah Tongkonan mengarah ke Utara yang dianggap sebagai awal dari kehidupan manusia. Selain itu, ada kepercayaan yang menyatakan bahwa arah utara juga berhubungan dengan kekuatan dari Tuhan.

Sementara arah timur menjadi lambang awal kehidupan atau sumber energi manusia. Lalu arah barat atau Matampu menjadi arah yang melambangkan kematian atau kesusahan. Dan arah selatan menjadi ciri dari adanya pantat langit atau kejahatan dan tempat tinggal dari roh jahat dalam kehidupan.

Itulah mengapa masyarakat Tana Toraja ini mengambil posisi arah rumah tradisionalnya. Mungkin ada nilai filosofi lain, Anda bisa menuliskannya pada kolom komentar.

7. Nilai Rumah Yang Mahal

Berapa Anda prediksi atau hargai rumah Tongkonan ini? Tidak sembarang harga. Rumah ini dihargai dengan harga yang cukup fantastis. Diangka milyaran lho!

Bisa diklain bahwa Rumah adat Tongkonan memang bukan jenis rumah tinggal biasa yang sederhana. Jika melihat proses pembuatan rumah ini sangat rumit dan memerlukan bahan yang berkualitas tinggi. Selain itu, ada kegiatan upacara untuk membuat rumah ini juga sangat mahal. Jadi wajar jika rumah ini memiliki nilai seharga lebih dari setengah milyar rupiah.

8. Pintu dan Jendala Cendrung Lebih Kecil Ukurannya

Alasannya mengapa pintu dan jendela rumah Tongkonan ini berukuran kecil? Ini untuk mengurangi volume angin yang masuk. Udara di Tana Toraja sudah sangat dingin ditambah dengan model rumah yang tinggi.  

9. Bagian Atas Melengkung Menyerupai Perahu

Ringkasan tentang rumah adat tradisional Tongkonan yang keren
Sumber : Google Image

Entah disengaja atau kebetulan semata saja. Bagian atas dari rumah adat Tongkonan ini memang mernyerupai bentuk perahu. Tapi memang itulah keunikannya.

Demikian kami uraikan mengenai keunikan rumah adat Tongkonan Toraja di kesempatan ini. Semoga bisa menambah wawasan pembaca sekalian. Kami sangat mengharapkan Anda bisa memberikan kritik maupun saran untuk penyempurnaan artikel ini.

Source :

_https://rumahlia.com/desain/keunikan-rumah-adat-tongkonan

_https://askgeriatric.com/rumah-adat-toraja/

_https://brainly.co.id/tugas/9478359

Silahkan berkomentar