Kibarkan Bendera Tauhid, Gus Nur: Siapa yang BERANI Bilang Saya Radikal?

Posted on

Gus Nur menjadi salah satu pembicara dalam acara Tabligh Akbar Umat Islam Solo Raya di lapangan Kotabarat Solo, Ahad, 18 Februari 2018.

Saat menyampaikan ceramahnya, Ulama Kharismatik itu membawa bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid “Laa Ilaaha Illallah Muhammad Ar Rasulullah”.

“Di media sosial ada anak kecil memegang bendera tauhid seperti ini tiba-tiba dibawahnya banyak sekali orang komentar kasian yah kecil-kecil sudah diajari radikal sudah diajari bendera aliran keras. Saudaraku, ini saya pegang bendera tauhid, siapa yang berani bilang saya radikal” tantang Gus Nur dihadapan para peserta Tabligh Akbar.

Dengan suara lantang Gus Nur menegaskan bahwa dirinya orang Islam, bukan NU bukan Muhammadiyah dan siap berhadapan dengan PKI.

Gus Nur menyindir sebagian umat Islam yang alergi dengan simbol-simbol Islam, bahkan melakukan membully para Ulama. Di sisi lain diam ketika ada pelaku kejahatan diluar Islam.

“Koruptor 35 Triliun Honggo Wendratno yang kabur keluar negeri, namun kamu diam” ujar Gus Nur.

Nama Gus Nur mulai populer di dunia maya sejak ada Aksi Bela Islam 212, dalam ceramah-ceramahnya Gus Nur memperlihatkan keberpihakan kepada para Ulama dan kerap kali melontarkan kritikan kepada pihak yang dianggap memusuhi Ulama.

Berikut video orasi Gus Nur:

https://youtu.be/LLXj4SsucSA

Silahkan berkomentar