13 Lagu Daerah Sumatera Barat: Lirik, Makna dan Penjelasannya

Posted on

Lagu daerah Sumatera Barat disertai dengan lirik, makna dan penjelasannya merupakan nama – nama lagu tradisional yang penting untuk diketahui oleh warga Indonesia, dimana saja berada, baik orang yang berada di Sabang maupun yang bertempat tinggal di Merauku.

Apa saja lagu daerah suku Minang ini akan Anda ketahui usai membaca artikel yang kami tulis. Beruntung Anda bisa membacanya. Artinya wawasan Anda pada bidang seni musik akan bertambah disaat orang lain banyak yang tidak mau ambil peduli.

Kumpulan lagu adat Padang ini mengandung banyak pesan – pesan kebaikan bagi orang yang mendengarkan. Ada tentang percintaan, pertemanan, rindu kepada kampung halaman. Maka sangat disayangkan jika kita tidak mau mengenal lebih jauh terhadapnya. Padahal sekarang sangat mudah untuk mendapatkan informasi. Cukup dengan membuka alat komunikasi modern, maka dengan cepat macam – macam lagu daerah yang ada di Sumatera Barat Anda diketahui melaui sarana Komunikasi Daring itu.

Seiring berjalannya waktu, beberapa lagu daerah Sumbar ini dimordenisasi oleh seniman. Inisiatif ini bertujuan menjadikan lagu klasik beradaptasi dengan zaman dan keadaan. Tentu saja, kreatifitas mengubah lagu ini boleh – boleh saja asal jangan merubah esensi lagunya. Terjadinya perubahan akan menyakiti perasaan dari penciptanya.

Oh iya, sebelumnya kami sudah menuliskan lagu daerah Aceh dan lagu daerah Sumatera Utara serta lagu daerah Riau. Semuanya silahkan untuk Anda baca. Sampaikan kritik dan saran jika menemukan kekeliruan terkait penulisan atau letak notnya.

Ada yang lupa, kami juga sudah mempublikasikan tentang lagu daerah dari Lampung yang bisa juga Anda baca.

1. Kampuang Nan Jauah di Mato

Lirik Lagu Kampuang Nan Jauah di Matovia Kompasiana

Lagu daerah asal Sumatera Barat yang satu ini sangat akrab ditelinga kita ketika tahun 1990 an. Lagu ini dinyanyikan dengan sangat nyaring oleh Chikita Meidy seorang penyanyi anak-anak yang sangat sukses di eranya. Hampir setiap hari kita bisa mendengarkan nyanyian ini dilingkungan sekitar kita meski bukan berasal dari suku minang. Lagu ini bercerita tentang kerinduan seorang kepada kampung halamannya ketika dia merantau.

Berikut adalah potongan lirik lagunya :

Kampuang nan jauh di mato

Gunuang sansai bakuliliang

Den takana jo kawan-kawan den lamo

Sangkek basuliang-suliang

Panduduaknyo nan elok

Nan suko bagotong-royong

Kok Susah samo samo diraso

Den takana.. jo kampuang

2. Gelang Sipaku Gelang

Lirik dan Not Lagu Gelang Sipaku Gelang via Blogger

Gelang Sipaku Gelang adalah lagu yang sangat populer dikalangan anak -anak sejak zaman dulu hingga sekarang. Biasanya lagu ini dinyanyikan ketika akan pulang dari taman kanak-kanak.

Berikut adalah potongan lagu Gelang Sipaku Gelang :

Gelang sipaku gelang

Gelang sipaku gelang

Gelang si rama rama

Mari pulang

Marilah pulang

Marilah pulang

Bersama-sama

Lihat: Rental Mobil Padang

3. Bareh Solok (Beras Solok)

Lirik dan not lagu Bareh Solok (Beras Solok) via seputarmusikal

Lagu ini bercerita tentang hasil pertanian daerah Solok yang berupa beras. Memang daerah Solok dikenal dengan berasnya yang memiliki kualitas tinggi dengan rasa yang enak dan menggugah selera.

Berikut adalah potongan lirik lagu Bareh Solo:

Bareh Solok tanak di dandang

dipagatok ulam pario

Bunyi kulek cando badendang

dek ditingkah, ehem, si samba lado

Bareh Solok bareh tanamo

bareh Solok lamak rasonyo

Bareh solok bareh tanamo

bareh solok lamak rasonyo

4. Tak Ton Tong

Lirik dan not lagu Tak Ton Tong via Seputarmusikal

Lagu ini dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena pernah mengisi acara ulang tahun ASEAN yang ke 50. Lagu ini bercerita tentang orang yang dulunya memiliki jabatan yang baik namun berubah menjadi penarik becak/pedati.

Berikut adalah lirik lagu Tak Tong-Tong:

Tak tontoang galamai jaguang

Tagunda-gunda lah kacambuang basi

Yo dahulu lah balaki ajuang

Kini lah balaki lah tukang padati

Tak tontoang galamai jaguang

Tagunda-gunda lah kacambuang basi

5. Ayam Den Lapeh (Ayamku Lepas)

Lirik dan not lagu Ayam Den Lapeh

Lagu asal Sumatera Barat ini dulunya pernah dinyanyikan oleh penyanyi legendaris Elly Kasim. Lagu ini bercerita tentang hewan peliharaan yaitu ayam yang mana pada zaman dahulu ayam ini merupakan beliharaan yang sangat berharga.

Berikut adalah potongan lirik lagu Ayam Den Lapeh :

Luruihlah jalan Payakumbuah

Lurus jalan menuju Payakumbuh

Babelok jalan Kayu Jati

Berbelok jalan Kayu Jati

Dima hati indak kan rusuah

Bagaimana hari tidak rusuh

Ayam den lapeh, ohoi … ayam den lapeh

Ayamku Lepas, ohoi … Ayamku Lepas

6. Dindin Badindin

Lagu dan lirik Dindin Badindin via blogger

Lagu ini juga biasanaya diapakai untuk mengiringi tarian Indang. Dulunya lagu ini dijadikan sebagai sarana dakwah agama Islam. Biasanya lagu ini dimainkan ketika pemuda dan pemudi pulang dari surau. Saat ini lagu ini sudah mengalami penggubahan dari lirik awalnya.

Berikut ini adalah lirik lagu Dindin Badindin:

Balari-lari.. bukannyo kini carai..

Pandang tajauah di muaro..

Kami manari basamo-samo..

Paubek hati sanak sadonyo..

Ikolah indang Sungai Garinggiang

Kami tarikan basamo-samo

Sambuiklah salam oi sambak mairiang

Pado nan sanak ai nan tibo

7. Kambanglah Bungo

Lagu dan lirik Kambanglah Bungo via sekitarmusik.com

Lagu ini bercerita tentang keindahan alam minangkabaudan kearifan lokal yang ada disana. Tanah minang memang dikenal dengan keindahan alamnya. Jika diumpamakan maka keindahan alam Minang kabau ibarat bunga yang baru mekar.

Berikut adalah Lirik potongan lirik lagu Kambanglah Bungo :

Kambanglah bungo parawitan

Simambang riang ditarikan

Di desa dusun Ranah Minang 2x

Kambanglah bungo parawitan

Bungo idaman gadih-gadih pingitan

Dipasuntiang siang malam

Bungo kanangan gadih nan jombang

Lihat: Rumah Adat Padang Sumatera Barat

8. Lah Laruik Sanjo

Lagu ini diciptakan oleh Asbon Madjid dan pernah dipopulerkan oleh penyanyi Elly Kasim. Lah Laruik Sanjo bercerita tentang bagaimana ketika waktu senja datang.

Berikut adalah Potongan lagu Lah Laruik Sanjo :

Mandi ka Lubuak Mandalian 2x

Udang disangko tali-tali 2x

Mabuak untuang jo parasaian 2x

Patang disangko pagi hari 2x

Ondeh ondeh, lah laruik sanjo..

Lai ditimbo nan ba-udang 2x

Biluluak juo nan tatimbo 2x

9. Kutang Barendo

Lagu dan lirik not Kutang Barendo via seputarusikal

Lagu ini berisi tentang nasihat dan ajakan kepada orang tua untuk senantiasa menjaga anaknya dari pergaulan yang salah dan jangan sampai terjerumus pada perbuatan terlarang yang akan merugikan diri.

Berikut adalah potongan lirik lagu Kutang Barendo:

Yo olala kutang barendo

nan tampuruang sayak babulu

Lah tamanuang nan tuo-tuo

Takana mudo nan dahulu

Antah manga gadih jo bujang

Lah gilo raun tiok hari

Talingo lah samo basubang

Nan bapakai imitasi

10. Anak Daro

Anak Daro via Youtube

Lagu ini bercerita tentang kebahagian sepasang pengantin baru dan juga seluruh keluarga dan para tamu undangan yang datang. Anak Daro yang berarti pengantin perempuan.

Berikut adalah potongan lirik lagu anak Daro:

Anak musang di ateh pulai

Anak tampuo di dalam baniah

Kain lah usang tidak bapakai oi

Awak lah tuo tidak babuni

Pak Dukun batunang pulo, batunang jo anak daro

Pak Dukun batunang pulo, batunang jo anak daro

Anak daro …

11. Malam Bainai

Lagu dan lirik Malam Bainai via seputarmusikal

Malam Bainai adalah salah satu rangkaian acara adat dalam upacara pernikahan. Lagu ini bernada ceria dan menggambarkan tentang kebahagian pengantin wanita.

Berikut adalah potongan lagu Malam Bainai :

Malam malam baiko yo mamak

malam malam bainai yo sayang

Anak daro yo mamak

jo mara pulai

Pasumandannyo banyak yo mamak

manatiang-natiang piring yo sayang

Sambanyo lamak yo mamak

patai jo jariang

12. Dayung Palinggam

Lagu ini sarat dengan pesan -pesan dan petuah bagi anak-anak Minang terutama yang ada diperantauan agar bisa menjaga dan membawa diri dengan baik.

Berikut adalah potongan lirik lagu Dayung Palinggam:

Dayuang sampan didayuang – 2x

Didayuang anak Palinggam, Palinggam, anak Palinggam

Didayuang anak Palinggam, Palinggam, anak Palinggam

Elok-elok manyubarang

Jan sampai titian patah

Elok-elok di rantau urang

Jan sampai babuek salah

13. Ka Parak Tingga

Lagu bercerita tentang seseorang yang ditinggal oleh kekasihnya. Tepatnya lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih yang berpisah karna salah satunya akan pergi merantau.

Berikut adalah potongan lirik lagu Ka Parak Tingga :

Ka parak tingga jalan babelok

Di parak tingga mambukak ladang

Nan pai hati tak elok

Nan tingga darah tak sanang

Ka parak tingga mambukak ladang

Kito karajo sampai lah sanjo

Kok dicubo nan bak urang

Nan buruak juo nan tasuo

Lihat: Tarian Daerah Khas Sumatera Barat

Demikian dulu kami sampaikan artikel tentang lagu daerah Sumatera Barat ini. Semoga informasi ini berguna bagi siapa saja yang membacanya. Jangan ragu untuk utarakan kritik, saran dan komentar Anda kepada kami.

Oh iya, jangan lupa baca upacara adat Sumatera Barat juga agar wawasan kamu semakin luas.

Silahkan berkomentar