6 Nama Pakaian Adat Daerah Papua dan Gambarnya

Posted on

Nama pakaian adat di daerah Papua dan Papua Barat adalah kekayaan budaya yang menjadi milik negara Indonesia sampai kapan pun juga. Warisan pada leluhur dahulu di Papua harus terus dilestarikan oleh pemerintahan Indonesia dan jangan sampai tinggal sejarah saja. Dan sebagai warga negara yang baik, sudahkah kita mengenal nama – nama pakaian tradisional Papua?

Pertanyaan diatas menjadi dorongan kami untuk menulis artikel ini. Nama Papua tentu kita tidak asing mendengarnya. Bahkan nama Papua sudah dikenal seluruh negara – negara di luar negeri, khususnya negara Amerika Serikat yang sudah mendapat konsensi untuk mengeruk kekayaan alam yang ada di kekayaan alam Papua. Faktanya, ada banyak warga negara Indonesia yang belum tahu tentang nama pakaian khas Papua. Entah karena memang belum atau tidak mau tahu. Jika belum tahu dan punya keinginan untuk tahu, maka banyak jalan untuk mendapatkan informasinya, bisa datang langsung ke Papua atau mengakses laman Komunikasi Daring dari perangkat alat komunikasi modern yang bernama laptop atau sejenisnya.

Pakaian adat Papua hingga kini masih ada masyarakat lokal setempat yang tetap mengenakannya. Mereka tidak peduli dengan perubahan zaman yang terjadi. Ini adalah prinsip yang harus di apresiasi. Pasalnya, tidak semua anak bangsa merasa bangga dengan kebudayaannya sendiri. Mereka lebih suka dengan budaya asing yang tidak jelas arah dan tujuannya. Parah!

Banyaknya generasi muda Indonesia yang tidak peduli dengan pakaian adat Papua adalah sebuah penyakit sosial yang harus diatasi dengan segera. Kampanye untuk membangun kesadaran dan kecintaan kepada budaya asli Indonesia harus digalakkan dari berbagai sarana, bisa dengan sarana lembaga pendidikan, keluarga dan komunitas. Selain itu, perlu juga untuk memfilter setiap budaya asing yang masuk. Jangan semua mendapat tempat di Indonesia. Apapun alasannya.

Beberapa pakaian adat Papua yang sudah menjadi objek wisata harus terus digalakkan. Kenapa? Dengan kejadian tersebut membuat kita bangga sekaligus bisa menaikkan pendapatan daerah. 

Lihat: Keunikan Rumah Adat Papua

Bagi Anda yang ingin tahu apa saja nama pakaian adat Papua, berikut ini informasinya yang disertai dengan penjelasan dan gambar terkait. Selamat membaca.

1. Pakaian Adat Holim

Pakaian Adat Holim via Google Image

Pakaian Holim merupakan pakaian untuk para pria yang berasal dari suku Dani di Papua. Pakaian ini biasanya digunakan sebagai pakaian sehari hari. Pakaian holim yang lebih dikenal dengan nama koteka terbuat dari bahan dasar kulit labu air. Masing – masing suku di Papua memiliki beberapa bentuk koteka yang berbeda beda. Sebagai contoh, orang dari suku Tiom memakai dua buah labu air secara sekaligus berbeda dengan suku lain yang hanya memakai satu labu air saja.

Pada Beberapa suku di Papua menyebut pakaian holim ini dengan beberapa nama lain seperti Bobbe, Harim atau Hilon. Pakaian Holim juga biasanya dikenakan ketika melakukan upacara adat dengan cara diikat ke pinggang menggunakan tali sehingga bagian bagian ujung koteka ini akan mengacung ke arah atas.

Meski saat ini pakaian jenis ini sudah sangat jarang digunakan oleh masyarakat di Papua namun dari beberapa jenis pakaian adat Papua yang ada di papua, pakaian holim ini lebih terkenal bahkan turis dari mancanegara yang datang ke Papua juga biasanya akan membeli pakaian holim ini sebagai cendramata khas Papua.

2. Yokal

Yokal via Blogger

Yokal adalah baju adat Yang biasa dikenakan oleh kaum perempuan di daerah Papua Barat dan daerah sekitarnya. Pakaian adat Papua ini hanya boleh dikenakan oleh perempuan yang sudah berkeluarga. Pakaian ini biasanya bisa dengan mudah anda lihat di daerah pedalaman Papua. Pakaian tradisional papua ini memiliki warna coklat agak kemerahan yang bukan untuk dijual atau dibeli namun menjadi simbol masyarakat Papua yang menggambarkan kedekatan dengan alam.

Lihat: Pakaian Adat Sunda

3. Baju Kurung

Baju Kurung via budayalokal.id

Baju atasan wanita Papua dan Papua Barat ini sebetulnya mendapat pengaruh dari kebudayaan luar sehingga bisa disebut dengan baju adat Papua modern yang biasanya hanya digunakan oleh masyarakat Papua dan Papua Barat yang tinggal di sekitar kota Manokwari. Baju kurung merupakan pakaian khas Papua dan juga Papua Barat yang digunakan sebagai atasan dari rok rumbai.

Baju kurung tersebut terbuat dari kain Beludru yang dilengkapi juga dengan beberapa hiasan rumbai bulu pada bagian tepi leher, lengan atau pada bagian pinggang. Busana adat Papua juga akan dipercantik dengan penggunaan gelang dan kalung yang terbuat dari biji bijian keras lalu dirangkai dengan benang. Sementara untuk penutup kepalanya menggunakan bulu burung kasuari.

4. Pakaian Sali

Pakaian Sali via Wikimedia

Pakaian Sali merupakan baju adat Papua perempuan yang masih lajang atau belum menikah. Bahan dasar dari pakaian sali ini juga tidak kalah unik karena terbuat dari kulit pohon. Warna yang dihasilkan dari kulit pohon yang akan digunakan untuk pakaian juga harus berwarna coklat untuk menghasilkan pakaian adat yang sempurna.

5. Baju Kain Rumput

Baju Kani Rumput via detik.com

Baju Kain Rumput adalah pakaian adat suku Papua modern yang berasal Sorong Selatan yang bisa digunakan oleh pria atau wanita. Baju adat ini terbuat dari daun sagu yang sudah dikeringkan. Daun sagu yang dipakai juga harus daun yang masih pucuk dan diambil ketika sedang pasang air laut. Sesudah melewati proses pengeringan dan juga perendaman dalam cara membuat pakaian adat Papua ini, baju kani rumput kemudian akan dipintal secara manual atau lebih sering disebut dengan dianyam.

Dalam proses menganyam, masyarakat Papua hanya memakai kayu sepanjang 1 meter yang digunakan untuk mengaitkan ujung ujung tali. Rumput kering lebih dulu akan dipilin menjadi satu yang nantinya akan digunakan sebagai karet pada bagian pinggang atau disebut dengan tali. Masyarakat Papua memberikan variasi jumlah dari tali tersebut minimal sebanyak 2 (dua) tali.

Lihat: Alat Musik Tradisional Papua

6. Rok Rumbai Papua

Rok Rumbai Papua via pesona.travel

Pakaian adat Papua selanjutnya adalah rok rumbai. Baju adat Papua perempuan ini dibuat dari susunan daun sagu kering yang nantinya akan digunakan untuk menutupi bagian tubuh tertentu seperti tubuh bagian bawah. Rok rumbia ini tidak hanya digunakan oleh wanita saja namun juga bisa digunakan oleh pria.

Ketika pria memakai koteka dan wanita memakai rok rumbai, maka mereka sama tidak menggunakan baju atasan. Masyarakat Papua hanya menyamarkan tubuh bagian atas mereka dengan lukisan atau tato yang terbuat dari tinta alami. Untuk motif tatonya sendiri juga sangat bervariasi namun hanya seputar bentuk flora dan fauna khas dari Papua.

Lihat: Tarian Adat Papua

Bagaimana? Anda sudah tahu nama – nama pakaian adat Papua? Jika sudah, maka jangan lupa bagikan informasi bermanfaat ini kepada teman – teman kamu yang ada di jaringan sosial media. Dan jangan lupa kami tunggu saran atau kritik dan komentar Anda pada blog ini.

Silahkan berkomentar