6 Nama Pakaian Adat Daerah Sulawesi Selatan dan Gambarnya

Posted on

Nama pakaian adat daerah Sulawesi Selatan dan gambarnya serta penjelasan bisa Anda temukan dengan membaca buku diperpustakaan sekolah, kampus atau perpustakaan daerah. Selain itu, Anda bisa mendatangi museum yang ada di daerah propinsi Sulawesi Selatan. Akan banyak dipamerkan busana pakaian adat yang dipakai oleh pria dan wanita untuk berbagai keperluan dan acara dimasa lalu, baik yang masih tradisional maupun yang modern. Busana yang sudah dimordenisasi harus tetap diawasi dengan ketat. Jangan sampai mordenisasi yang dilakukan para desainer busana malah menghilangkan nilai-nilai filosofi yang ada pada pakaian tersebut.

Baju Bodo adalah salah satu nama pakaian daerah yang ibukotanya adalah Makassar ini. Pakaian tersebut sering dipakai dalam berbagai acara atau kegiatan adat, biak tingkat kelurahan sampai tingkat propinsi. Suku yang terlihat sering memakainya adalah suku Bugis yang jumlahnya mayoritas. Dilansir Wikipedia, berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau. Disamping itu orang-orang Bugis juga banyak ditemukan di Malaysia dan Singapura yang telah beranak pinak dan keturunannya telah menjadi bagian dari negara tersebut.

Banyak hal yang dapat kita pelajari dari mengenai pakaian tradisional Sulawesi Selatan. Dengan mengenalnya, kita akan belajar sejarah dan kekayaan budaya Indonesia dari masa ke masa. Kemudian kita bisa membandingkan dengan pakaian yang berada didaerah lain, seperti pakaian adat Aceh, pakaian adat Betawi dan sebagainya. Setelah membandingkan mulai dari baju, celana, jubah, aksesoris klasik Sulawesi Selatan, maka kita dapat menawarkan ide bagaimana untuk merawat aneka budaya tersebut menjadi sebuah jati diri bangsa yang unik.

Lihat: Keunikan Pakaian Adat Aceh

Tentunya ada banyak ide guna melestarikan pakaian adat Sulawesi Selatan ini. Dari mulau menjadikannya pakaian wajib sampai dengan menjadikannya sebagai objek wisata yang bisa dinikmati oleh turis dari luar negeri. Jadi, tidak ada alasan warisan sejarah ini akan tinggal sejarah saja. Rasanya sudah banyak kejadian seperti ini, situs budaya yang diwariskan para nenek moyang kota dulu hanya tinggal nama saja.  

Hari ini kita saksikan fenomena para remaja Indonesia yang lebih suka mengenakan busana asing yang datang dari luar negeri daripada menggunakan produk lokal dalam negerinya sendiri. Kenapa hal ini bisa terjadi? Dan bagaimana cara untuk mengatasinya? Untuk kasus ini akan kita bahas dilain waktu. Pada kesempatan ini, izinkan kami sampaikan informasi yang sesuai dengan topik.

Berikut ini adalah nama – nama pakaian adat Sulawesi Selatan dilengkap dengan penjelasannya.

1. Jas Tutup

Jas-Tutup-Makassar
Jas Tutup via Tokopedia

Jas Tutup adalah pakaian adat untuk kaum pria di propinsi Sulawesi Selatan. Saat menggunakan pakaian adat ini, juga mengenakan pasangannya celana atau Paroci, kain sarung atau lipa garusuk, dan tutup kepala berupa songkok. Jika dilihat sekilas Jas Tutup ini bentuknya lengan panjang, leher berkerah serta diberi kancing yang terbuat dari sepuhan emas atau perak dan dipasang pada leher baju. Sementara, kain Lipa Sabbe atau Lipa Garusuk tampak polos tetapi berwarna mencolok, seperti merah dan hijau.

2. Pattuqduq Towaine

Pattuqduq-Towaine
Pattuqduq-Towaine via instazu

Perempuan dari daerah Mandar propinsi Sulawesi Selatan juga punya busana yang tak kalah cantiknya yaitu dikenal dengan nama Pattuqdu Towaine. Busana Patuqduq terdiri dari kombinasi baju rawang boko, lipaq saqbe mandar, lipaq aqdi dirrate, lipaq aqdi dirrate duattodong, serta aksesoris yang menghiasi kepala, badan, dan tangan si pemakai yang khas dengan adat Mandar.

Sedangkan untuk pria mandar pakaian adat yang digunakan berupa jas tutup dari bahan sutera bercorak bebas dengan warna hitam atau warna-warna cerah.

3. Seppa Tallung Buku

Seppa Tallung Buku via konveksikita

Seppa Tallung Buku ini pernah diikutsertakan dalam event Manhunt International tahun 2011 di negara Korea Selatan (Korsel). Busana yang digunakan dalam event ini merupakan modifikasi dari Seppa Talung Buku yang dimodifikasi dengan tambahan sayap dan tanduk yang menunjukkan kebesaran dan kebudayaan bangsa Indonesia.

Seppa Tallung Buku sendiri merupakan pakaian khas dari suku Toraja Sulawesi Selatan. Busana ini merupakan pakaian adat laki-laki dengan panjang hingga selutut. Baju adat ini sering digunakan dengan tambahan aksesoris pelengkap seperti gayang, lipa’ kandaure, dan beberapa aksesoris menarik lainnya yang memperindah tampilan si pemakai.

Lihat: Nama Pakaian Adat Papua

4. Baju Labbu

Baju Labbu via pinterest

Pakaian adat tradisional khas Sulawesi Selatan yang satu ini merupakan versi lengan panjang dari Baju Bodo khas Makassar. Pakaian ini merupakan baju kurung dengan lengan panjang dan ketat pada bagian siku hingga pergelangan tangan. Bahan dasar yang sering digunakan untuk membuat baju labbu adalah kain sutera tipis, dengan warna tua dan motif bunga-bunga.

5. Baju Bodo

Baju Bodo via pinterest

Pakaian adat perempuan makassar yang sudah menjadi ikon pakaian adat Sulawesi Selatan ini disebut Baju Bodo atau Baju Bodo Gesung karena mempunyai bentuk menggelembung di bagian punggung baju. Baju ini tidak memiliki lengan dan jahitan di lubang leher. Jahitan yang ada hanya digunakan untuk menyatukan sisi kiri dan sisi kanan kain.

Untuk melengkapi Baju Bodo digunakan sarung bermotif kotak-kotak sebagai bawahannya yang dipakai dengan cara digulung atau dipegang menggunakan tangan kiri pemakainya. Sebagai pelengkap untuk mempermanis tampilan busana, aneka aksesoris cantik seperti gelang, kalung, kepingan logam, bando emas, dan cincin akan digunakan oleh pemakainya.

6. Bella Dada

Bella Dada

Baju Bella Dada adalah baju model jas tutup dengan lengan panjang dan kerah serta kancing perekat yang dikenakan oleh kaum pria. Baju yang dilengkapi dengan saku kiri dan kanan biasa dikenakan bersama paroci (celana), passapu (tutup kepala seperti peci), dan lippa garusuk (sarung). Kain yang digunakan untuk membuat pakaian bella dada lebih tebal dibandingkan kain muslin yang digunakan untuk baju bodo seperti lippa sabbe atau lippa garusuk.

Lihat: Pakaian Adat Dayak Kalimantan

Demikian uraian tentang nama pakaian adat daerah Sulawesi Selatan pada waktu ini. Semoga saja sajian informasi ini memberikan banyak manfaat kepada para pembaca yang budiman. Kami berharap, Anda berkenan membagikan informasi ini kepada teman-teman Anda melalui sarana Komunikasi Daring yang bisa melalui alat komunikasi modern, seperti smartphone berbasis Android atai OS. Tak lupa kami sampaikan terima kasih atas waktu Anda mengunjungi blog ini. Kami tunggu komentar, kritik dan saran Anda pada kolom komentar.  

Oh iya, Anda pun bisa memiliki pakaian khas Sulawesi Selatan ini dengan membelinya di pedagang online. Jika Anda ragu dan takut dengan penipuan online, maka alat pembayaran non tunai bisa Anda ganti dengan bayar ketika pesanan barang sudah sampai di tempat atau rumah. Tapi, Anda lihat dulu kondisi barang yang diantar oleh kurir, apakah sudah sesuai dengan yang Anda pesan. Jika tidak ada merasa kecewa, maka pembayaran dapat Anda lakukan. Namun jika barang yang diatas tidak sesuai dengan pesanan Anda, maka Anda berhak untuk membatalkan transaksi antara Anda dengan pedagang online. Dan biasanya jalan yang ditawarkan oleh pedagang adalah dengan mengirim ulang barang yang Anda pesan. Anda sestuju dengan tawarannya, maka pengiriman barang akan dilakukan ulang ke rumah Anda.

Silahkan berkomentar