5 Nama Rumah Adat Daerah Riau dan Gambar serta Penjelasan

Posted on

Ada banyak nama rumah adat daerah Riau yang disertai gambarnya yang bisa kita temukan dari buku, internet dan diskusi dengan teman disekolah. Atau juga untuk mengenal rumah tradisional Riau, kita bisa langsung datang ke sana. Namun jika tidak sempat, Anda bisa hanya dengan membaca informasi yang kami sampaikan ini di media Komunikasi Daring.

Mengenal nama rumah dari daerah Riau sama saja kita belajar untuk mengetahui sejarah Indonesia. Karena Riau yang beribukota Pekanbaru ini merupakan bagian dari negara kesatuan republik Indonesia atau yang dikenal dengan nama NKRI. Menjaga budaya yang ada di Riau, artinya kita menjaga budaya Indonesia. Semua warga wajib melaksanakannya.  

Ulasan tentang rumah khas Riau ini mencakup dengan arti sejarah dan asal usulnya, di kota atau kabupaten mana, desain rumah, bahan rumah dan lain – lainnya. Banyak hal yang bisa di bahas jika bicara hunian yang ada di daerah berbasis suku Melayu ini. Dan semua ulasannya bisa dengan mudah Anda temukan. Salah satunya Anda bisa temukan melalui alat komunikasi modern atau jaringan internet yang sekarang sudah semakin mudah untuk dijangkau.   

Pembahasan mengenai tempat tinggal tradisional Riau akan lebih menarik jika dilakukan perbandingan dengan rumah adat dari daerah lain, seperti rumah adat Sumatera Selatan dan rumah adat Sumatera Barat yang sama – sama berada di pulau Sumatera. Usai membandingkannya, maka kita akan tahu perbedaan dan persamaannya. Dari perbedaan, semuanya menjadi memiliki ciri khas masing – masing. Dan dengan persamaan, artinya ada peleburan budaya dari satu daerah dengan yang lainnya.   

Nah, ada banyak cara untuk melestarikan rumah – rumah klasik yang ada di Riau. Misalnya bisa dengan menjadikannya sebagai destinasi wisata seperti yang dilakukan daerah lain. Dikemas supaya menarik guna mendatangkan wisatawan datang. Banyak orang datang ke Aceh dari negara Malaysia karena mereka ingin tahu dengan rumah adat yang ada di Aceh. Artinya pemerintahan Aceh menjadikannya sebagai destinasi wisata untuk dikunjungi.

Apa saja nama – nama rumah adat di daerah Riau dan sekitarnya? Simak informasinya berikut ini.

1. Rumah Melayu Atap Limas Potong

Rumah Melayu Atap Limas Potong via WordPress

Propinsi Riau dikenal dengan tanah Melayu sebab sebagian besar masyarakat di Riau adalah suku Melayu (Sudah disinggung diatas). Budaya Melayu sangat mempengaruhi sebagian besar sisi kehidupan masyarakatnya, jadi tak heran jika kita banyak menjumpai rumah adat dari propinsi riau yang sebagian besar dipengaruhi oleh budaya Melayu. Rumah Melayu Atap Limas Potong adalah salah satu rumah adat dari daerah Riau yang memiliki banyak keunikan.

Rumah Melayu Atap Limas Potong ini mempunyai atap yang berbentuk bangun limas yang terpotong. Rumah adat ini adalah jenis rumah panggung yang menjadi ciri dari kebudayaan Melayu. Tinggi bangunan rumah ini adalah satu koma lima meter dari permukaan tanah, sedangkan untuk luas bangunannya mengikuti selera dan kebutuhan dari si pemilik rumah. Jika tanahnya luas, maka akan semakin luasnya juga bangunannya.

2. Rumah Adat Lipat Kajang

Rumah Adat Lipat Kajang via WordPress

Rumah adat Lipat Kajang memiliki bentuk seperti perahu. Ujung atas bangunan rumah ini melengkung ke atas dan sering disebut dengan lipat kejang atau pohon jerambah oleh masyarakat sekitar. Meski kini bangunan rumah ini sudah tidak lagi banyak dipakai oleh masyarakat riau namun Jenis bangunan rumah adat Melayu ini dapat dilihat pada rumah godang suku di Kenegerian Sentajo, di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, yang hingga kini masih terpelihara padahal usia bangunan ini sudah mencapai 2,5 abad.

Peran pemerintah sangat penting agar rumah adat ini jangan sampai punah ditelan sejarah. Masyarakat setempat juga harus mendukung jika pemerintah mengeluarkan program untuk peduli terhadap situs – situs sejarah yang ada di Riau.

3. Balai Salaso Jatuh

Balai Salaso Jatuh via Blogger

Balai Salaso Jatuh adalah rumah adat di Riau yang dipakai untuk musyawarah dan kegiatan- kegiatan bersama lainnya. Bangunan rumah ini bukan bangunan rumah pribadi dan tidak dijadikan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat riau. Balai Salaso Jatuh berfungsi sebagai balai desa yang dipakai untuk acara-acara bersama warga sekitar.

Bangunan ini memiliki selaras keliling, dan mempunyai lantai yang lebih rendah dari sisi sisi tengah. Selain itu balai salaso matang dipercantik dengan berbagai ragam ukiran yang terdiri dari tumbuh-tumbuhan atau hewan. Untuk motif ukiran pada tangga disebut dengan ombak-ombak. Dalam Motif ukiran yang ada di atas pintu dan jendela disebut dengan lambai-lambai. Dan Motif Ukiran yang ada di samping pintu dan jendela disebut dengan “kisi-kisi” semut beriring dan itik pulang petang.

Seiring perkembangan zaman, banyak sekarang kegiatan musyawarah dilakukan di hotel – hotel berbintang. Sehingga peranan dari Balai Salaso Jatuh hanya sekedar sebatas situs sejarah saja yang diwariskan dari para leluhur pada zaman dulu.  

4. Rumah Adat Riau Selaso Jatuh Kembar

Rumah Adat yang satu ini memiliki bentuk yang mirip dengan Balai Selaso Dewasa. Jika Balai Selaso lebih difungsikan untuk kegiatan musyawarah atau kegiatan bersama lainnya maka rumah Selaso Jatuh Kembar ini masih digunakan untuk keperluan masing-masing individu.

Rumah adat ini adalah rumah adat yang telah ditetapkan oleh Gubernur Riau (Imam Munandar) sebagai rumah adat resmi Provinsi Riau. Selain itu rumah ini juga menjadi ikon dan simbol untuk Provinsi Riau sendiri.

Rumah Salaso Jatuh kembar ini adalah jenis rumah panggung yang berbentuk persegi panjang. Rumah ini memiliki dua selaras ruang lebih tinggi dari lantainya sebab itulah rumah ini dinamakan dengan Salaso Jatuh Kembar.

5. Rumah Melayu Atap Lontik

Rumah Melayu Atap Lontik via kemdikbud

Rumah Melayu Atap Lantonik ini berasal dari Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Rumah adat yang satu ini kerap disebut juga dengan rumah lancangn atau pancalang.  Disebut bebas atau pancalang Karena rumah ini memiliki hiasan yang ada di dinding depan rumah dengan bentuk perahu.

Jika dilihat dari kejauhan rumah ini akan terlihat seperti rumah perahu yang biasa dibuat oleh penduduk. Karena rumah ini juga memiliki atap parabung yang meletik ke atas sebab itulas dikatan Atap lontik. Rumah adat ini mendapat pengaruh dari budaya Minangkabau sebab sebagian besar rumah ini juga terletak di daerah yang berbatasan langsung dengan Sumatra Barat. Diantara Salah satu dari keunikan rumah adat ini adalah, anak rumah tangga yang didukung 5 atau bilangan ganjil lainnya.

Lihat: Senjata Adat Riau

Demikian uraian tentang nama rumah adat daerah Riau kami sampaikan kepada Anda. Semoga memberikan manfaat kepada pembaca. Jika ada kesalahan mohon dikoreksi. Anda bisa menuliskan pada laman kolom komentar yang berada di bawah.

Anda mungkin akan menjadwalkan untuk liburan kedaerah Riau. Jika membutuhkan rental mobil Riau, Anda bisa melihat daftarkannya di blog ini. Kami sudah menulisnya pada beberapa waktu yang lalu.

Silahkan berkomentar