3 Nama Rumah Adat Daerah Sulawesi Tengah dan Penjelasan

Posted on

Nama rumah adat di daerah Sulawesi Tengah ada banyak macamnya. Nama ini biasa dibuat oleh penemu awalnya atau juga bisa atas dasar kesepakatan masyarakat pada zaman dahulu. Ada yang satu nama rumah adat namun banyak fungsi alias kegunaan. Karena di zaman dahulu hidup sederhana tapi efektif sudah menjadi pilihan para leluhur dimasa itu.

Rumah adat yang asalnya dari daerah yang beribukota Palu ini sudah selayaknya menjadi cagar budaya yang mendapat perawatan maksimal dari para pemerintah. Dengan begitu, ada upaya untuk menjaga nilai – nilai sejarah dimasa lalu pada masa sekarang dan untuk masa yang akan datang.

Menjaga dan merawat rumah khas Sulawesi Tengah sama dengan menjaga budaya Indonesia. Karena daerah tersebut adalah bagian yang tidak terpisahkan dari negara kesatuan republik Indonesia yang bisa disingkat dengan NKRI. Segala yang berbau hal tradisional menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaganya.

Terkait fungsi, biasanya tempat tinggal tradisional Sulawesi Tengah selain sebagai digunakan untuk kumpul keluarga, juga sebagai tempat acara tertentu, seperti acara yang melibatkan banyak masyarakat adat. Namun seiring berjalannya sang waktu, fungsi tersebut sudah digantikan dengan aula dan hotel berbintang. Hunian klasik terkadang hanya menjadi ikon saja, atau hanya menjadi destinasi wisata jika ada yang menarik darinya.

Banyak hal yang bisa dipelajari lebih lanjut dari rumah adat Sulawesi Tengah, seperti kita bisa belajar apa makna dari warna, gambar dan estetika yang ada. Selain itu, perjalanan dan arti sejarah pun bisa kita pelajari. Kemudian guna memperluas wawasan, kita bisa membandingkan dengan rumah adat yang ada didaerah lain. Sebut saja rumah adat Sulawesi Tenggara dan rumah adat Riau serta rumah adat Sumatera Selatan. Bukan sekedar menambah wawasan, namun kita bisa menyadari betapa kayanya Indonesia. Banyak situs sejarah peninggalan nenek moyang yang membuat kita harus merasa bangga jadi warga negara Indonesia.

Di lembaga pendidikan, banyak gutu yang mengajarkan hal ini kepada para siswanya. Jika memungkinkan, mereka melakukan studi tour datang langsung kelokasi rumah adat yang dipelajari guna melihat lebih dekat.

Apa saja rumah adat daerah Sulawesi Tengah yang pernah ada?

1. Rumah Adat Lobo

Rumah Adat Lobo via Blogger

Rumah adat Lobo bisa kita jumpai di Desa Toro, kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Di tengah desa berdiri bangunan adat berukuran 5×4 meter dan dindingnya hanya setinggi 1 meter, sedangkan selebihnya ke atas terbuka. Rumah ada satu ini khusus untuk tempat pengadilan. Bahkan bisa juga menjadi tempat bermalam.

Lobo, yang khas Kulawi (merangkum daerah Pipikoro, Gimpu, Lindu) berfungsi sebagai balai rapat tetua adat, sidang adat, upacara, perayaan panen, dan rapat penentuan kapan membuka ladang. Lobo juga berfungsi sebagai rumah singgah jika ada warga desa lain yang kemalaman di Porelea, bisa bermalam di Lobo. Satu desa hanya punya satu Lobo.

2. Rumah Adat Tambi

Rumah Adat Tambi via Google Image

Masyarakat di provinsi Sulawesi Tengah mengenal rumah Tambi sebagai rumah tempat tinggal penduduk. Tambi merupakan tempat tinggal untuk semua lapisan masyarakat. Namun ada perbedaan antara rumah tinggal kelompok bangsawan dan rakyat biasa. Perbedaannya terletak pada bubungan rumah. Rumah tinggal kalangan bangsawan dilengkapi simbol kepala kerbau pada bubungan, sedangkan rumah tinggat orang biasa tidak ditampilkan simbol tersebut.

Bentuk rumah tambi segi empat dan atapnya berbentuk piramida yang terbuat dari daun rumbia atau ijuk. Rumah ini didirikan dengan tiang yang terbuat dari kayu bonati. Ruangan utama ( lobona ) dan rumah ini tidak dibagi atas kamar-kamar. Pintu rumah berbentuk empat persegi yang menghadap ke depan. Pada daun pintu diukir dengan motif kepala kerbau.

Ruang utama sebagai ruang tamu di kalangan keluarga. Di sekeliling rumah dibuat asari atau para-parayang memanjang sekitar ruangan utama. Para-para ini selain bekerja sebagai tempat tidur yang diberi batas, juga sebagai tempat untuk menyimpan harta benda. Para penghuni tempat tidur di ruang tengah dengan menggunakan tempat tidur yang terbuat dari kulit kayu (nunu).

Beberapa fasilitas dan aksesoris yang terdapat pada rumah adat Tambi membuatnya termasuk rumah yang unik.

3. Rumah Adat Souraja

Rumah Adat Souraja via Blogger

Kata Souraja dapat diartikan rumah besar, juga sebagai rumah kediaman tidak resmi dari manggan atau raja bersama keluarga. Souraja berbentuk rumah panggung yang ditopang beberapa tiang. Tiang-tiang ini dari kayu yang keras, seperti kayu ulin, bayan, atau sejenisnya. Atapnya bentuk piramida segitiga. Bagian depan dan belakangnya ditutup dengan panapiri, sementara pada bagian depan dan belakang tetap bangko-bangko .

Rumah Souraja memang unik dan indah tak heran jika rumah ini disebut rumah para bangsawan. Banyak hiasan yang terdapat pada bangunan ini diantaranya hiasan kaligrafi dari huruf Arab tertampang pada jeruji pintu atau jendela. Kemudian, ada pula ukiran indah pada dinding, loteng, di bagian lonta-karavana, atap cucuran atap, panapiri, dan bangko-bangko. Semua hiasan itu melambangkan kesuburan, kemuliaan keramahtamahan, dan kesejahteraan bagi penghuninya.

Lihat: Rumah Adat Sumatera Barat

Usai baca artikel rumah adat daerah Sulawesi Tengah diatas, kami yakin Anda sudah mengenal satu persatu apa saja hunian dimasa lalu yang ada di wilayah tersebut. Jika Anda ingin teman – teman Anda yang lain mengetahuinya juga, ayo segera bagikan informasi ini kepada mereka melalui tombol share yang ada dibawah.

Selanjutnya, jika Anda ingin sampaikan kritik, saran dan komentar, Anda bisa menulis pada laman kolom komentar yang ada dibawah juga.

Silahkan berkomentar