Presiden Jokowi: Anak Indonesia Harus Paham Sopan Santun, Warganet: ‘Contoh nya jgn memberi sambi Melempar’

Posted on

Rabu 14 Maret 2018, Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 1.000 keluarga prasejahtera yang ada di sekitar Kota Serang, Provinsi Banten. Penyerahan tersebut dilakukan langsung olehnya di Gedung Remaja Ciceri, GOR Maulana Yusuf, Serang.

Dilansir laman setneg.go.id, acara penyerahan bantuan sosial tersebut juga dihadiri oleh 500 guru yang memperoleh sertifikasi profesi. Kepada para pendidik anak bangsa tersebut Presiden menitipkan pesan dan harapannya bagi pendidikan anak-anak Indonesia.

“Saya titip anak-anak semuanya agar dididik yang baik. Berikan hal-hal yang berkaitan dengan etika, budi pekerti, dan akhlak. Berilah anak-anak ini pendidikan ke arah itu,” tuturnya.

Ia berpandangan bahwa saat ini tidaklah cukup bagi anak-anak Indonesia untuk pintar saja. Anak-anak kita juga harus memiliki perilaku yang baik, budi pekerti yang baik, dan paham soal sopan santun.

“Itulah ciri dan karakter bangsa Indonesia,” ucapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Ketika berita diatas sampai di media sosial, warganet langsung meretweet sembari melampirkan beberapa kalimat.

Warganet yang bernama Nana pada intinya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi. Bahkan ia memberikan beberapa contoh terkait sopan santun.

“Setuju pak @jokowi ….Contoh nya jgn memberi sesuatu ke org lain dg cara melempar dr dalam mobil, jgn melempar sekop di dpn byk org, jgn meninggalkan org lain yg sdg bertanya/mengeluh, jgn org tua yg mencium tangan kita ??, cuit Nana melalui akun ‏@ronavioleta (17/3/18).

Silahkan berkomentar