10 Rumah Adat Daerah Kalimantan Selatan, Gambar dan Penjelasannya

Posted on

Rumah adat yang berada di daerah Kalimantan Selatan mempunyai banyak keunikan dan ciri khas tersendiri dibandingkan dengan hunian asal daerah lainnya. Sebut saja bahwa rumah khas propinsi yang beribukotakan Banjarmasin ini tidak sama dengan rumah khas Sumatera Selatan tentunya. Namun keduanya tetaplah aset kebudayaan Indonesia yang harus dilestarikan.

Rumah adat Kalimantan Selatan berjumlah puluhan berdasarkan hasil penelusuran yang kami dapatkan. Masing – masing tempat tinggal tradisional tersebut, ada yang masih nampak terawat baik dan ada yang kondisinya memprihatinkan. Sepertinya butuh perawatan agar terlihat lebih baik dan bisa menjadi destinasi wisata pastinya. Tidak bisa tidak, peranan pemerintah dalam melestarikan situs – situs sejarah sangatlah dibutuhkan karena sifatnya strategis.

Selai itu, informasi tentang rumah tradisional Kalimantan Selatan juga sangat sulit alias belum banyak di laman Komunikasi Daring. Entah apa sebabnya bisa terjadi demikian. Padahal dizaman sekarang ini, internet sangat murah dan bisa dijangkau oleh semua orang, termasuk mereka yang tergolong sebagai orang terdidik. Apa salahnya jika rumah adat yang ada di publikasikan di internet agar tidak hanya lestari dialam nyata, namun lestari juga di alam maya.

Banyak nilai yang bisa kita ambil dari mempelajari rumah adat propinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah nilai dan arti seni dari bahan yang digunakan untuk membangunnya. Setiap bahan yang dipakai mempunyai makna dan alasan tersendiri kenapa dipilih.

Baiklah, tanpa berlama – lama lagi, langsung saja kita kenali gambar dan penjelasan nama – nama rumah adat daerah Kalimantan Selatan secara satu persatu. Selamat menyimak!

1. Rumah Adat Palimasan

Rumah Adat Palimasan via wikipedia

Rumah Adat Palimasan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Rumah Palimasan dengan anjung serta Rumah Palimasan tanpa anjung. Perbedaan antara 2 jenis Rumah Palimasan ini adalah tubuh bangunan induk memakai atap perisai yang menutupi serambi pamedangan.

Rumah Palimasan dengan anjung memiliki beberapa ciri-ciri yaitu terdapat ujung dengan atap perisai yang disebut ambin sayup. Kemudian tubuh bangunan induk memakai atap perisai yang menutupi serambi pamedangan. Terdapat 4 buah pilar yang menyangga emper depan yang memakai atap sengkuap yang disebut atap sidang langit pada serambi sambutan. Pada dinding tawing hadapan terdapat 1 hingga 3 pintu depan dan terasnya menggunakan kandang rasi. Tangga hadapan kembar ke kanan dan ke kiri. Sedangkan Rumah Palimasan tanpa anjung memiliki 1 ciri-ciri yang berbeda dengan Rumah Palimasan dengan anjung.

2. Rumah Adat Tadah Alas

Rumah Adat Tadah Alas via wikipedia

Rumah Tadah Alas adalah pengembangan dari Rumah Balai Bini. Pengembangannya berupa penambahan satu lapis atap perisai sebagai kanopi paling depan. Atap kanopi itu disebut dengan tadah alas, yang kemudian dijadikan nama dari rumah adat ini.

Bangunan induk rumah ini memiliki konstruksi berbentuk segi empat yang memanjang dari depan ke belakang yang ditutupi pada bagian depannya dengan menggunakan atap gajah. Atap bagian depan tersebut ditumpangi lagi  dengan sebuah atap perisai. Atap perisai ini menutupi seluruh bagian mulai dari serambi pamedangan.

Lihat juga: Rumah Adat Sumatera Barat

3. Rumah Adat Gajah Manyusu

Rumah Adat Gajah Manyusu via suryanata.com

Rumah Gajah Manyusu adalah nama kolektif bagi semua jenis rumah adat Suku Banjar dengan ciri khasnya pada rumah induknya menggunakan atap perisai buntung yang disebut juga atap gajah hidung bapicik dengan tambahan atap sengkuap pada emper hadapan yang disebut dengan atap sidang langit.

Sedangkan anjungnya memakai atap sengkuap yang disebut dengan atap anjung pisang sasikat atau dapat pula menggunakan atap perisai atau yang disebut dengan atap anjung ambin sayup.

4. Rumah Adat Balai Laki

Rumah Adat Balai Laki via wikipedia

Rumah Balai Laki memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis rumah adat lainya. Rumah Balai Laki menggunakan tebar layar yang disebut dengan tawing layar. Tubuh bangunan induk dari Rumah Balai Laki menggunakan pelana atau sering disebut dengan atap balai laki yang menutupi serambi pamedangan. Selain itu, terdapat serambi sambutan 4 buah yang menyangga emper depan atau karbil yang memakai atap sengkuap yang disebut atap sindang langit.

5. Rumah Adat Balai Bini

Rumah Adat Balai Bini via wikipedia

Rumah Balai Bini adalah salah satu jenis Rumah Adat Kalimantan Selatan yang dahulu digunakan sebagai tempat tinggal para putri. Bangunan induk Rumah Balai Bini memakai perisai yang disebut dengan atap gajah. Sedangkan sayap bangunan atau anjung memakai atap sengkuap atau atap anjung pisang sasikat.

6. Rumah Adat Palimbangan

Rumah Adat Palimbangan via wikipedia

Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi yang memiliki berbagai jenis rumah adat. Masing-masing rumah adat tersebut dibangun sesuai dengan fungsinya. Rumah Palimbangan termasuk salah satu Rumah Adat Kalimantan Selatan yang ukurannya besar dan megah. Rumah Palimbangan dibangun dengan megah karena rumah tersebut dijadikan tempat tinggal oleh saudagar kaya maupun ulama. Rumah Palimbangan memiliki ciri khas pada bentuk atap dan ornamen ukiran daripada rumah adat lainnya. Pada bagian luar Rumah Palimbangan terdapat atap pelana dengan hiasan layang-layang di bagian gunungannya.

Lihat Juga: Nama Rumah Adat Aceh

7. Rumah Adat Lanting

Rumah Adat Lanting via kaskus

Rumah Lanting adalah salah satu jenis Rumah Adat Kalimantan Selatan yang dibangun terapung di atas air. Rumah Lanting sarat akan budaya air yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Banjar. Pendirian rumah ini bisa dilakukan di sungai maupun di rawa-rawa.

Konstruksi Rumah Lanting berbentuk segi empat dengan atap pelana. Pondasi yang digunakan berupa pelampung batang kayu besar dan gelagar ulin sebagai penyangga lantai papan. Ruangan dalam rumah ini dibagi menjadi 2, yaitu ruang keluarga dan kamar tidur. Kawat digunakan sebagai pengikat beberapa bagian di dalam Rumah Lanting.

8. Rumah Bubungan Tinggi

Rumah Bubungan Tinggi via wikipedia

Rumah Adat Bubungan Tinggi merupakan rumah adat yang cukup unik bila dilihat dari segi arsitekturnya. Rumah Bubungan Tinggi memiliki struktur seperti rumah panggung. Karena bentuknya unik, rumah ini juga dibagi menjadi beberapa bagian. Rumah ini juga memanjang lurus dari depan ke belakang.

Desain atap yang meruncing disebut dengan bubungan tinggi, seperti nama rumahnya. Bubungan atap yang memanjang dari bubungan tinggi ke depan dinamakan atap sidang langit, sedangkan bubungan atap yang memanjang dari bubungan tinggi ke belakang dinamakan atap hambin awan. Bangunan yang menempel di sebelah kiri dan kanan rumah ini disebut dengan anjung.

9. Rumah Gajah Baliku

Rumah Gajah Baliku via kemdikbud

Rumah Gajah Baliku memiliki ciri-ciri yang mirip dengan Rumah Bubungan Tinggi, Tetapi, ada sedikit perbedaan pada ruangan paluaran atau ruang tamu. Pada Rumah Gajah Baliku, atap di atas ruang paluaran atau ruang tamu memakai konstruksi kuda-kuda dengan atap perisai yang disebut dengan atap gajah dengan keadaan lantai yang datar sehingga menghasilkan bentuk bangun ruang yang disebut dengan ambin sayup.

Rumah Bubungan Tinggi berfungsi untuk bangunan keraton atau ndalem sultan yang memiliki tata nilai ruang yang bersifat hirarkis. Sedangkan pada kedua anjung sama-sama memakai atap pisang sasikat atau atap sengkuap.

10. Rumah Bangun Gudang

Rumah Bangun Gudang via wikipedia

Rumah Bangun Gudang adalah salah satu Rumah Adat Kalimantan Selatan yang dulunya digunakan sebagai tempat tinggal para pedagang yang kebanyakan berasal dari Tionghoa. Perbedaan yang paling terlihat dari Rumah Bangun Gudang adalah terdapat 3 pintu masuk ke dalam rumah, yaitu depan, samping kanan, serta samping kiri. Perbeaan lain adalah tidak adanya 4 pilar yang biasanya ada pada teras tempat tinggal masyarakat adat Kalimantan Selatan.

Salah satu lokasi yang bisa dikunjungi untuk menemukan rumah ini adalah di daerah Kelurahan Sunagi Jingan, Kota Banjarmasin.

Lihat juga: Rumah adat Kalimantan Timur

Bagaimana? Anda sudah mengenal satu persatu tentang rumah adat Kalimantan Selatan, bukan? Semoga saja Anda bisa membagikan informasi penting ini kepada teman – teman Anda dengan memakai alat komunikasi modern yang dimiliki. Juga, sampaikan kritik dan saran pada kolom komentar. Terima kasih sudah mampir disini.

Jangan lupa baca juga ulasan tentang tarian adat Kalimantan Selatan ya.

Silahkan berkomentar