7 Rumah Adat Daerah Sumatera Barat dan Keterangannya

Posted on

Rumah adat dari daerah Sumatera Barat yang beribukotakan Padang ini sangat penting untuk diketahui oleh semua warga negara Indonesia, tanpa terkecuali. Apakah seorang pejabat atau rakyat biasa, guru maupun murid, mahasiswa dan dosen, siapa saja dirasa penting untung mengenalinya.

Sebagaimana pentingnya mengenal tari adat, rumah adat Sumatera Barat yang sangat mencerminkan kerafin lokal dan kental dengan bahasa tempatan pula, tentu tidak kalah pentingnya.  Nama rumah adat Sumatera Barat akan lebih akrab jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Selain itu, pada setiap rumah adat yang ada akan ditemukan banyak sekali sejarah yang dapat kita jadikan pelajaran.

Lihat: Sejarah Tari Piring

Saat ini, siapa saja bisa dengan mudah mengetahui informasi tentang rumah khas Sumatera Barat, tanpa mengalami kesusahan yang berarti. Cukup dengan membuka layar internet melalui laptop, HP atau Tablet saja. Syukurlah, ada banyak ulasan tentang rumah tardisional Sumatera Barat di Komunikasi Daring. Kita berharap ini pertanda positif ditengah banyaknya negara yang ingin mengklaim budaya Indonesia sebagai miliknya.

Guna melestarikan rumah adat Sumatera Barat, banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah, baik tingkat pusat maupun daerah (propinsi,kota,kabupaten). Bisa dengan menjadikannya sebagai situs sejarah yang dikemas menjadi objek wisata sehingga dapat mendatangkan turis dari luar negeri dan menambah income bagi daerah. Atau dengan terus mensosialisasikannya melalui berbagai media dan dikenalkan kepada semua keluarga Indonesia melalui rumah ke rumah. Banyak cara, bukan?

Sebelum mengenal lebih jauh tentang rumah adat di Sumatera Barat, perlu kami beritahu kepada pembaca bahwa Anda juga perlu mengenal rumah adat di Sumatera Selatan yang sudah dipublikasikan di blog ini beberapa waktu lalu. Dan kedepan akan banyak lagi rumah daerah sebagai khazanah Indonesia kita publikasikan. Pantau terus blog ini ya.

Langsung saja kita bahas apa-apa saja rumah adat daerah Sumatera Barat, berikut informasinya:

1. Rumah Adat Gadang Surambi Papek

Rumah Adat Gadang Surambi Papek via Silontong

Rumah Gadang Surambi Papek adalah rumah tradisional masyarakat bukit tinggi. Ciri khas dari  bangunan ini adalah pengakhiran kiri dan kanan bangunan yang disebut “bapamokok” (papek) yang berasal dari bahasa minang. Umumnya pintu masuk dari rumah tradisional ini berada di belakang, namun ada pula yang membuatnya dari depan.

Di Koto Marapak Bukittinggi bangunan rumah tradisional Surambi Papek banyak yang sudah di modifikasi, karena orang tidak selalu menyukai masuk dari belakang rumah. Jadi pintu masuk dipindahkan ke depan dan ada juga yang diberi serambi, dengan anak tangga dua buah. Filosopi dari bangunan rumah ini dengan masuk dari belakang rumah (dapur) ini untuk mengukuhkan prinsip bahwa yang punya rumah sebenarnya perempuan, laki-laki (menantu) hanya menumpang.

2. Rumah Adat Gonjong Anam (Gonjong Enam)

Rumah Adat Gonjong Anam via Blogger

Bangunan Rumah adat gojong anam bentuk dasarnya adalah bangunan Gajah Maharam yang dimodifikasi, kemudian di tempelkan ukiran. Kesan yang terlihat dari bangunan ini adalah seperti bangunan beranjung, padahal bangunan ini tidak beranjung.

Salangkonya memakai papan, bukan anyaman bambu. Jendela pada rumah gonjong anam dibuat lebih banyak agar cahaya lebih banyak masuk ke bangunan, jadi bangunan ini lebih maju (modern). Bangunan rumah tradisional Gonjong Anam ini adalah bentuk transformasi bentuk Gajah Maharan ke bangunan Beranjung.

Lihat juga: Alat Pengaman Rumah Dari Maling

3. Rumah Adat Gadang Gonjong Limo

Rumah Adat Gadang Gonjong Limo via WordPress

Rumah Gadang Gonjong Limo banyak di temukan di kota Payakumbuh yang termasuk dibawah wilayah propinsi Sumatera Barat. Banyak Juga orang yang menyebut Rumah Gadang Gonjong limo ini dengan sebutan rumah gadang Rajo Babandiang (Raja berbanding). Jika kita perhatikan gambar dari bangunan ini maka akan tampak gonjongnya berdampingan, bangunan pinggir tidak simetris dan di geser ke belakang, sehingga terlihat dari samping seperti berdampingan, sehingga dalam bahasa metafora Minangkabau disebut “Raja Berbanding”.

4. Rumah Adat Gonjong Ampek Baanjuang

Rumah Adat Gonjong Ampek Baanjuang via berbol

Rumah adat Gonjong Ampek Baanjuang adalah jenis rumah gadang yang banyak terdapat di daerah luhak nan tigo. Bagian atap yang melengkung dan lancip pada Rumah Gadang atau yang biasa disebut sebagai Gonjong ini menjadi salah satu simbol atau ikon bagi masyarakat Minangkabau. Bangunan rumah gadang dengan gonjong empat merupakan suatu keharusan di kawasan Luhak nan tigo. Hal ini sebuah pertanda adat, walapun bangunannya lebih dari 7 ruang. Ciri bangunan ini adalah beranjung dan adanya tambahan anjung pada kiri dan kanan bangunan.

5. Rumah Adat Gadang Jenis Gajah Maharam

Rumah Adat Gadang Jenis Gajah Maharam via situsbudaya.id

Rumah Gadang Gajah Maharam memiliki gonjong sebanyak lima buah, empat buah di bagian atap dan sebuah di bagian depan sebagai pelindung tangga masuk rumah. Secara keseluruhan rumah ini terbuat dari bahan kayu dan atap yang berbahan seng. Bangunan ini dibangun menghadap kearah utara.  Jenis kayu sebagai bahan utama komponen bangunan adalah kayu Juar, Surian dan ruyung (pohon kelapa). Dinding rumah pada bagian timur, barat dan selatan menggunakan sasak.

Secara umum bangunan ini dipenuhi oleh ukiran-ukiran dengan motif flora (tumbuhan). Ukiran-ukiran ini pada umumnya terletak pada bagian depan rumah (sisi utara) dan pada bagian dalam bangunan. Bangunan rumah gadang ini memiliki denah empat persegi panjang dengan jumlah tiang penopang bangunan yang berjumlah 30 buah. Pada bagian dalam bangunan terdapat 4 buah kamar yang terletak pada sisi selatan bangunan yang berjejer arah timur-barat.

Lihat juga: Upacara Adat Sumatera Barat

6. Rumah Adat Gonjong Sibak Baju

Rumah Adat Gonjong Sibak Baju via researchgate

Bentuk dasar dari bangunan rumah adat Gonjong Sibak Baju adalah rumah Gajah Maharam. Namun ada hal yang membuat bangunan ini berbeda dari Rumah Gajah Maharam adalah ciri pengukiran yang mirip sibak baju atau belahan baju sebab itulah rumah tradisional ini dinamakan Gonjong Sibak Baju.

7. Rumah Adat Gadang Batingkek (Bertingkat)

Rumah Adat Gadang Batingkek via ranahminang.info

Rumah Gadang adalah salah satu warisan budaya leluhur orang minang kabau. bangunan rumah gadang merupakan rumah yang dijadikan tempat tinggal oleh sebagian besar masyarakat minang. salah satu dari jenis rumah gadang adalah rumah gadang Batingkek. Model bangunan bergonjong empat dan bertingkap, banyak ditemukan di sekitar Singkarak, Kabupaten Solok.

Bentuk dasarnya adalah bangunan Gajah Maharam yang di modifikasi sesuai dengan fungsinya ketika itu. Model bangunan rumah adat ini banyak ditemukan di desa Pasir, Singkarak. Tipe bangunan termasuk langka dan tidak banyak lagi bangunan ini ada di Sumatera Barat.

Lihat juga: Rumah Adat Aceh

Demikian kami sampaikan tentang rumah adat daerah Sumatera Barat dan semoga memberikan manfaat kepada para pembaca. Jangan lupa sampaikan kritik dan saran kamu di kolom komentar. Terima kasih sudah mampir kemari ya.

Silahkan berkomentar