Simak Pernyataan Prof Mahfud Sebelum dan Sesudah Turun Perpres BPIP Gaji Rp 100 Juta

Posted on

Pernyataan yang dinilai inkonsistensi dilakukan oleh Prof Mahfud MD. Hal itu disampaikan oleh seorang netizen pada laman twitter dengan memakai akun @CakKhum.

Pada video yang diunggah tampak Mahfud jadi pembicara di program acara TV Swasta berbeda waktu. Sebelum dan sesudah Peraturan Presiden (Perpres) terakit lembaga BPIP.

Dalam video pertama, Mahfud mendukung diterapkannya hukum yang berdasarka syariah Islam. Ia pun memberikan cara-caranya. Sedangkan pada video selanjutnya, Mahfud MD menjadi orang yang sebut radikal pihak yang ingin terapkan Perda Syariah.

“Lain dulu lain sekarang, simak peryataan prof mahfud sebelum dan sesudah turun perpres BPIP gaji Rp 100 juta. Jejak digital memang kejam, untuk konsiten emang berat Bung,” kicau akun @CakKhum sambil melampirkan video.

Berikut videonya:

Dalam versi lain, seorang netizen juga mengunggah video yang sama namun beda format. Sambil melampirkan video, ia pun memprotes pernyataan Mahfud yang tidak konsisten. Selain itu, netizen ini merasa aneh jika mayoritas umat Islam mau terapkan Perda Syariat dilabel radikal oleh Mahfud.

“Kalo mayoritas umat islam inginkan perda syariah didaerah2 yg mayoritas islam koq dilabel radikal pak ? Pak prof nampaknya jilat ludah sendiri?,” kicau akun¬†@SubmitToOneness.