Sudah Dibayar Kontan oleh Allah SWT, Ketua PB Ansor Tidak Juga Tobat, Masih Mau Sai Sambil Nyanyi

Posted on

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas memberikan informasi akan berangkat umroh dengan Banser melalui media twitter, 21 Feb 2018.

“Jika hari ini bersama sahabat2 Banser kami berangkat umroh, bukan karena menghindari yg konon —selalu konon ?— mau mudik lho.. Ini kebetulan saja. Bedanya, kami beneran berniat dan berangkat beneran ke tanah suci, sementara yg lain…entahlah..,” kicau Yaqut via akun @GPAnsor_Satu.

Tak lama setelah kicauan yang nyindir seseorang tersebut, jamaah umroh yang bersama Yaqut membuat aksi yang kontroversial dengan Sa’i sambil nyanyi. Videonya menjadi viral di media sosial. Sampai-sampai protes pun datang dari Pemerintah Saudi.

Coba merangkai kejadian, seorang Dr Gunawan membalas kicauan Yaqut di laman Twitter.

“What goes around comes around..maksud hati menghinakan seseorang krn perbuatannya,sekejap Allah hinakan mereka krn perbuatannya, dibayar kontan, berniat ibadah diawali dg menghina,kalian anak2 kyai sm saja dg saya??,” kicaunya dengan akun @dr_gundi (1/3/18).

Terkait insiden Sai sambil nyanyi itu, rupanya Yaqut tidak kapok dan ingin tetap melakukannya pada umroh yang akan datang. Cuma dengan suara yang pelan-pelan saja.

Dilansir Republika, Yaqut menyampaikan, Banser Ansor akan melantunkan syair yaa lal wathon secara pelan-pelan di lain kesempatan. Komentar ini menyusul sikap kontra dari sejumlah pihak di Tanah Air terkait melantunkan nyanyian bersama saat sa’i.

Yaqut juga menyampaikan, permintaan maaf jika aksi mereka sampai mengancam hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, sudah jelas bahwa lain kali Banser Ansor akan lebih hati-hati.

“Lho kan jelas, kalau itu dianggap mengganggu hubungan diplomatik, untuk umrah yang akan datang, bisa saja kita lantunkan yaa lal wathon secara sirri (pelan), agar tidak dianggap mengganggu kan?,” katanya, Rabu (28/2).

Silahkan berkomentar