17 Tarian Adat Daerah Kalimantan Selatan, Gambar dan Penjelasannya

Posted on

Tarian adat daerah Kalimantan Selatan begitu penting untuk disampaikankan. Hal ini dikarenakan ada banyak alasan, salah satunya daerah yang ibu kotanya adalah Banjarmasin ini merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan begitu, segala kesenian yang ada secara otomatis menjadi kesenian nusantara, termasuk dengan kesenian tarinya.

Memiliki daerah bagian 13 kota/kabupaten, Kalimantan Selatan bisa dipastikan banyak kesenian tarinya. Namun yang jadi pertanyaan, apa saja kesenian tari daerahnya? Dan apakah masih lestari semuanya sampai sekarang? Pertanyaan ini akan terjawab melalui tulisan ini.

Tarian daerah Kalimantan Selatan adalah aset budaya Indonesia yang tidak bisa dinilai dengan materi, berapa pun nilainya. Maka peran pemerintah sangat penting untuk menjaganya di bantu dengan keterlibatan dari masyarakat, khsusunya masyarakat setempat yang berada di wilawah Kalimantan Selatan. Banyak cara untuk melestarikan tari daerah Kalimantan Selatan, salah satunya dengan menjadikannya sebagai objek wisata guna menarik turis berdatangan. Dikemas dengan sedemikian menarik sehingga rasa penasaran masyarakat dunia tercipta. Ini hanya contoh saja, mungkin ada banyak cara lain yang ebih efektif.  

Penjelasan mengenai tari adat Kalimantan Selatan ini akan dijabarkan dengan lengkap dan dilengkapi dengan gambar terkait serta jika diperlukan ada videonya juga.

Pada kesempatan yang lalu, kami sudah banyak menulis tentang tarian-tarian daerah, mulai dari tarian adat Kalimantan Barat dan tarian adat Kalimantan Timur serta tarian adat Bali. Banyak hal yang menarik pada tarian itu semua, dan ini membuktikan bahwa Indonesia memang benar – benar kaya akan kebudayaan.

Kumpulan Tarian Adat Daerah Kalimantan Selatan Yang Wajib Kita Ketahui

Aneh bin ajaib jika kita menemukan warga Indonesia yang tidak mau mengenal budaya kesenian tari dinegaranya sendiri. Maka dari itu ayo kita simak informasi berikut ini.

1. Tari Adat Tandik Balian

Tari Adat Tandik Balian (Youtube)

Kesenian tari daerah ini adalah perpaduan antara atraksi yang dibalut dengan gerakan-gerakan yang indah. Pada zaman dahulu kebiasaan ini dikenal sering dimainkan oleh suku Dayak Warukin. Warga setempat gemar melakukan pertunjukan tari tradisional Tandik Balian.

Seiring berjalannya waktu, lambat laun kesenian tersebut mulai dijadikan tontonan yang dipentaskan pada acara tertentu. Tidak disangka, seni tari ini pun banyak mengundang wisatawan berdatangan untuk melihatnya.

Mungkin karena gerakannya yang unik sehingga membuat menarik. Beda dengan gerakan tari di daerah lain. Perbedaan itu akan membentuk identitas kearifan lokal.

2.  Tari Adat Persembahan Nuansa

Tari adat Persembahan Nuansa adalah tarian yang berfungsi untuk menyambut para tamu yang datang ke daerah Kalimantan Selatan. Para penari tarian ini adalah para dara – dara sembari menaburkan bunga sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rahmat dari Tuhan yang Maha Esa. Ada yang menyatakan, tarian ini bernuansa Islami dibandingkan dengan tarian daerah pada umumnya.

3. Tari Adat Tandik Padalaman

Tari Tandik Padalaman ialah tarian yang menceritakan tentang kekuatan masyarakat Banjar dalam bertahan hidup serta melindungi diri mereka dari roh – roh jahat yang akan di obati oleh kepala suku dalam tarian tersebut. Gong merupakan salah satu properti dalam tarian ini yang disertai dengan Tameng dan pedang sebagai pelengkapnya. Juga tarian ini bisa memakai daun yang sudah di rangkai sedemikian rupa sebagai ciri khas dayak Banjar.

Jika tarian ini dilestarikan, maka akan berdampak kepada petani bunga yang akan laku dagangannya.

4. Tari Adat Baksa Kembang

Tari Adat Baksa Kembang (Blogger)

Tari adat Baksa Kembang adalah tarian khas Kalimantan Selatan. Tari ini ditampilkan pada saat acara penyambutan selamat datang para tamu – tamu kehormatan di Bumi Lambung Mangkurat. Ciri khas dari tarian ini adanya “Bogam Melati” yang akan di pegang penari saat menari serta selendang dan juga kembang yang berjuntai dikepala penari di sisi kiri dan kanannnya. Itulah kenapa tarian ini disebut Tari Baksa Kembang dikarenakan ada banyaknya kembang melati sebagai properti tari yang memperindah dalam tarian tersebut.

Baca juga: Tarian Adat Sulawesi Selatan

5. Tari Adat Radap Rahayu

Tari Adat Radap Rahayu (Youtube)

Tari adat Radap Rahayu ialah tarian yang penari layaknya seorang bidadari yang menari memakai selendang serta membawa mangkok berisikan kembang tabur yang nantinya akan di taburkan saat menari yang mencerminkan rasa suka cita.

Tarian ini juga berfungsi sebagai tari untuk menyambut para undangan yang datang. Jika pada zaman dahulu tamu yang datang adalah para raja, mungkin sekarang bisa dimodifikasi untuk menyambut para pejabat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

6. Tari Adat Maitik

Tarian adat ini mengisahlan tentang keseharian orang pahuluan Banjar yang berprofesi sebagai peternak itik (bebek). Semua yang terkait dengan ternak itik di peragakan pada tari adat ini. Ciri khas dari tarian ini yaitu adanya ketopong itik untuk diletakkan di kepala penari dan selendang yang di sematkan di pinggang penari .

7. Tari Adat Carucuk

Tari Adat Carucuk (Silontong)

Tari adat Carucuk dikenal sebagai tarian yang bernuansa heroik. Ceritanya pada zaman dahulu, ada seorang pangeran Suriansyah dengan Temenggung yang berperang merebut tanah kerajaan Banjar dan asal mula terbentuknya kampung Kuin. Ada pun yang membuat tari ini memiliki ciri khas adalah tongkat panjang yang di tarikan oleh penari sebagai simbol Carucuk untuk berperang.

8. Tari Adat Waris Sumangat

Tari Adat Waris Sumangat (Tribunnews)

Tari adat Kalimantan Selatan ini menceritakan tentang semangat dari kuda dalam berkerja. Hal ini bersinggungan langsung dengan pembangunan daerah semakin meningkat dan maju layaknya semangat kuda yang membara. Ada pun ciri khas dari tarian ini ialah kuda yang dipegang sang penari sebagai tokoh utamanya di dalam tarian tersebut.

9. Tari Adat Lalakun Amban

Tari adat Lalakun Amban mengandung arti “prilaku”. Pada tari ini Lalakun Amban mengisahkan tentang perilaku Amban yang senang bercengkrama dengan masyarakat. Menggunakan simbol topeng Sangkala yang bermakna sebagai lambang kejahatan dan kemurkaan. Meski begitu Amban tetaplah amban yang senang bercanda. Ciri khas yang ada pada tari ini ialah topeng berwarna merah sebagai sangkala dan wajah penari menyerupai amban perempuan dalam tokoh pawayangan.

10. Tari Adat Amban Pangina

Tari Adat Amban Pangina (Silontong)

Tari adat yang ini menceritakan tentang keseharian Amban dengan tingkahnya yang lucu dan senang bercanda guna mengisi hidupnya. Ciri khas yang bisa diambil dari tarian ini adalah selendang merah yang di ikat di kepala dan separo wajahnya lalu pupur basah di wajah penari dengan berwarna putih serta bakul sebagai properti utama dalam tarian tersebut.

Baca juga: Tarian Adat Sulawesi Tenggara

11.  Tari Adat Giring – Giring

Tari Adat Giring – Giring (Youtube)

Tari adat ini merupakan tarian dayak Banjar dan tarian ini menceritakan tentang rasa suka cita rakyat datang atas kehadiran para undangan atau pun tamu kehormatan yang datang. Ciri khas yang ada di tarian ini adalah adanya pegangan yang di pegang oleh penari di ke dua tangannya menyerupai batang kayu yang di balut dengan rumbai benang wol itulah yang dimaksud dengan giring – giring tersebut.

12. Tari Adat Lenggang Parimata

Tari Adat Lenggang Parimata (NegerikuIndonesia)

Tarian adat Lenggang Parimata adalah tari yang menceritakan tentang para galuh – galuh yang lincah menari dengan menggunakan properti tari Kipas berbalut kain Sasirangan sebagai tarian penyambutan para tamu ataupun suguhan sebagai menghibur para undangan yang berhadir di bumi lambung Mangkurat .

Kipas menjadi properti yang tidak pernah tinggal pada tari ini sekaligus menjadi ciri khasnya tersendiri.

13. Tari Adat Tampurung

Tari Adat Tampurung (Youtube)

Tari adat Tampurung adalah tarian kreasi banjar yang mengisahkan tentang kelincahan gerak para penari yang sedang menari sambil bermain dengan tempurung. Properti tempurung itu menghasilkan bunyi yang khas dari tampurung kelapa (Nyiur) tersebut. Keceriaan yang tampak pada para penari saat menari sebuah cerminan para gadis – gadis Banjar yang senang menari serta bermain .

14. Tari Adat Limpuar

Tari Adat Limpuar (Tribunnews)

Tari Adat Limpuar ini menceritakan tentang keseharian masyarakat pedalaman dayak banjar dalam bekerja sebagai petani beras. Para tari memperagakan dari mulai menanam benih sampai memuai hasil panennya. Lanjung menjadi properti utama dalam tarian tersebut.

Baca juga: Upacara Adat Kalimantan Selatan

15. Tari Adat Manangguk

Tari Adat Manangguk (Google Image)

Tari Adat Manangguk ini dikenal dengan cerita tentang kebiasaan orang Banjar ketika asyik mencari ikan di sungai dengan cara tradisional yakni Menangguk Iwak (menangguk ikan). Bisa disimpulkan bahwa alat yang dipakai untuk pertunjukkan tari ini adalah Tengkulup dan Tangguk alat menangkap ikan sebagai properti utama dalam tarian tersebut.

16. Tari Adat Piluntang

Tari Adat Piluntang (Silontong)

Tarian adat Piluntang ini mengisahkan para perempuan yang pada kodratnya dia baik budi pekertinya. Ditengah perjalanan hidupnya dan pengaruh zaman dia mendapat pengaruh atas kesehariannya dalam bergaul. Tetapi dia kembali lagi mengenakan kerudung yang membuat dia menjadi dirinya kembali. Pada pagelarannya, terdapat sejenis kain yang terang di sematkan di dada sebelah kanan untuk menjadi kerudung saat ditarikan .

17. Tari Adat Maragap Humbayang

Tari Adat Maragap Humbayang (Youtube)

Tarian Adat Maragap Humbayang ini mengisahkan tentang merantau merupakan salah satu tradisi masyarakat dahulu untuk mencari nafkah didaerah Kalimantan Selatan. Banyak hal yang dikorbankan saat merantau, salah satunya meninggalkan kekasih tercinta, penantian yang lama, mengharap kehadiran yang dicinta.

Baca juga: Tari Adat Maluku

Banyak lagi yang harus kita ketahui mengenai tarian adat daerah Kalimantan selatan ini. Hanya saja karena keterbatasan waktu, kita cukupkan sampai disini dulu. Saran dan kritik dampat disampaikan pada kolom komentar.

Silahkan berkomentar