19 Tarian Adat Daerah Sumatera Barat berserta Penjelasannya

Posted on

Tarian adat daerah propinsi Sumatera Barat sangat banyak mengandung nilai kearifan lokal yang harus mendapat perhatian bersama. Daerah yang beribukota Padang ini masih masuk dalam wilayah pulau Sumatera dan berdampingan dengan Riau dan Sumatera Utara.

Tari dari Sumatera Barat ini terbagi menjadi 2 warisan penting, yaitu warisan dari para raja dan warisan dari budaya yang tumbuh dan berkembang dari masa lampau. Semua ini dapat dibuktikan dengan melakukan studi sejarah. Dimana berdasarkan pendapat Aristoteles, sejarah harus ada buktinya.

Semakin kemari, maka semakin banyak arus budaya luar yang masuk ke Sumatera Barat dan kemudian coba untuk mengganggu kecendrungan warga. Jika warga Sumbar punya prinsip yang kuat, maka tidak akan goyah atas arus budaya asing yang datang. Namun jika prinsip dan kecintaannya kepada budaya lokal lemah, maka diyakini dengan mudah akan goyah. Untuk itu, sangat diperlukan kebijakan pemerintah guna menjaga atau melestarikan kesenian daerah yang ada di Sumatera Barat, khususnya kesenian tari agar tidak punah ditelah sejarah.

Sebelumnya kami sudah menulsi tentang artikel untuk mengenal tari khas Sumatera Utara dan kesenian tari Sumatera Selatan yang unik. Kehadiran artikel ini guna melengkapi informasi yang sudah ada.

Baiklah, kita langsung bahas satu peratu.

Kumpulan Tarian Adat Daerah Sumatera Barat Yang Wajib Diketahui

1. Tari Adat Lilin

Tari Adat Lilin via pinterest

Tarian ini sangat identik dengan cerita rakyat Minang yang menjadi asal usul dari tari lilin. Tari lilin merupakan sebuah tarian dimana penari membawa lilin lalu menari dengan iringan musik yang diberikan oleh pemusik. Ceritanya mengisahkan seorang gadis yang mengalami permasalahan ketik ditinggal oleh kekasihnya, ia kehilangan cincin tunangannya. Gadis tersebut menggunakan lilin yang ditempatkan pada piring untuk mencari cincin tersebut. Gerakannya yang gemulai dan indah ketika mencari cincin menjadi sumber asal-usul tari lilin.

2. Tari Adat Paten

Tarian Paten ini biasanya dibawakan oleh masyarakat minang untuk menyambut panen padi. Gerakan-gerakan dalam tarian ini adalah gerakan yang dilakukan para petani ketika mereka mencangkul, membajak dan memanen padi mereka.

3. Tari Adat Pasambahan Minang

Tari Adat Pasambahan Minang via Youtube

Tarian tradisional ini dilakukan khusus sebagai suatu acara penyambutan kepada tamu yang penting yang berasal dari jauh. Contoh situasi lainnya dimana tari dilakukan adalah ketika pengantin pria datang ke rumah pengantin wanita.

Keunikan dari tarian tradisional pasambahan adalah alat yang digunakan dalam tariannya. Alat beranama Carano adalah alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk menyerepuai sebuah mangkuk. Carano akan menampung berbagai macam sesajian. Contohnya adalah sirih, rokok, dan barang lainnya yang akan diberikan kepada tamu, yaitu pengantin pria dan keluarganya.

4. Tari Adat Payung

Tari Adat Payung via gird

Tarian tradisional dari Sumatera Barat yang dilakukan sebagai ungkapan kasih sayang kepada seorang kekasih. Payung dalam tari payung menjad lambang perlindungan terhadap kekasihnya. Tari payung sering dilakukan secara berpasang-pasangan karena unsurnya yang romantis. Alat lain selain payung adalah selendang yang dapat dipakai wanita, sedangkan payung dipakai pria. Tari payung pada umumnya dibawakan dengan musik dinamis untuk memeriahkan acara seperti pesta, pameran, dan lain sebagainya.

5. Tari Adat Piring

Tari Adat Piring via Blogger

Tari Piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang adalah salah satu seni tari tradisional di Minangkabau yang berasal dari kota Solok, provinsi Sumatera Barat. Pada awalnya, tari ini merupakan ritual ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk makanan yang kemudian diletakkan di dalam piring sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis.

Tarian ini dimainkan dengan menggunakan piring sebagai media utama. Piring-piring tersebut kemudian diayun dengan gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa terlepas dari genggaman tangan. Tari Piring merupakan sebuah simbol masyarakat Minangkabau. Di dalam tari piring gerak dasarnya terdiri daripada langkah-langkah Silat Minangkabau atau Silek.

Pola lantai pada tari Piring sangat unik dan tidak sama pada tarian daerah lainnya.

6. Tari Adat Piring Kubu Durian Padang

Tari piring kubu durian padang mempunyai sedikit perbedaan dengan tari piring pada umumnya. Tari piring kubu durian padang berasal dari Padang, Sumatera Barat. Tarian ini diiringi oleh alat musik khas yaitu Talempong, sebuah alat musik mirip gong. Perbedaan Talempong dan Gong adalah ukurannya yang kecil dan diletakan diatas wadahnya.

7. Tari Adat Randai

Tari Adat Randai via Wikipedia

Menurut Yoyok RM dan Siswandi, Randai mempunyai beberapa asal usul. Ada yang berpendapat bahwa Randai berasal dari bahasa Arab rayan-li-da’i (berasal dari kata da’i), sebutan untuk pendakwah tarikat Na’sabandiyah. Pendapat lain adalah Randai berasal dari kata handai yang berarti keakraban, keintiman, dan keramahan dalam bahasa Minangkabau.

Randai merupakan hasil perpaduan Kaba dan Silek yang dipersatukan dengan gerakan dan syair gurindam yang indah. Kaba dan Silek merupakan bahasa Minangkabau. Kaba berarti kabar atau berita yang disampaikan oleh para pengelana, kaba dapat mencakup berita mengenai ilmu, moral, dan agama. Silek berhubungan erat dengan keahlian seseorang dalam silat dan bela diri.

8. Tari Adat Baralek Gadang

Tari Adat Baralek Gadang via kenalibudaya.info

Tari ini menceritakan kehidupan masyarakat Minang yang diawali dengan kehidupan sehari hari mulai dari rumah turun kesawah bertanam padi, memanen dan menumbuk padi sampai makan bajamba. Tarian baralek gadang umumnya diadakan untuk menyambut atau merayakan suatu momentum penting dalam kehidupan Masyarakat Minang, bisa pernikahan atau hal lainnya. 

9. Tari Adat Indang Minangkabau

Tari Adat Indang via Blogger

Tari Indang atau juga dikenal dengan tari Dindin Badindin adalah salah satu tarian khas pesisir Pariaman, Sumatera Barat. Gerakan tari yang tegas serta diiringi dengan tuturan lisan ini sekilas mirip dengan tari Saman (Aceh). Namun, gerakan tari Indang lebih variatif dan sarat akan da’wah.

Tari Indang diperkirakan diadaptasi dari kebudayaan arab. Dengan bukti Indang yang digunakan serta penuturan lisan yang mengiringi tarian sarat akan shalawat dan dakwah. Karena memang tarian ini dahulunya berfungsi sebagai alat dakwah.

Tari indang dulunya dimainkan oleh pemuda-pemuda selepas mengaji di surau-surau. Nyanyian disesuaikan dengan tujuannya sebagai sarana pendidikan dan dakwah islam. Pada masa-masa berikutnya barulah kemudian tarian ini berkembang menjadi tari yang sifatnya hiburan, tanpa menghilangkan sisi dakwah tentunya.

10. Tari Adat Rantak Mingkabau

Tari Adat Rantak via Youtube

Tari rantak ini merupakan tarian yang bersal dari Minangkabau yang memiliki gerakan dangat dinamis, dan gerakanya juga terinspirasi dari Pencak Silat. Tarian ini merupakan salah satu tarian yang mengedepankan dan menegaskan ketajaman gerakan si penari, keindahan Tarian inni bukan hanya terdapat pada gerakanya saja, Namun juga pada kerentaka penari yang menimbulkan bunyi dari hentakan kaki yang selaras dengan ketegasan gerakan.

Tari rantak ini biasanya ditarikan oleh beberapa orang laki-laki dan perempuan dengan menggunakan pakaian yang berwarna merah serat emas, dengan dikombinasikan dengan pakaian yang warnanya cerah, musik yang dinamis serta gerakan yang kuat dan tajam ditambah dengan hentakan kaki, Tari Rantak ini akan menghipnotis mata para penonton yang melihatnya.

11. Tari Adat Galombang Minangkabau

Tari Adat Galombang via Blogger

Tari Galombang Minangkabau adalah suatu jenis tarian yang dimainkan untuk upacara dalam tradisi adat maupun acara perkawinan . Tarian ini biasanya dimainkan oleh sepuluh orang atau lebih yang dibagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok berperan sebagai rombongan pengawal.

Jika rombongan tamu utama maupun tuan rumah yang mengadakan perjamuan datang maka akan didahului oleh panari galombang yang melangkah bagaikan pamain silat. Setiap membuat langkah maju, panari akan bertepuk tangan, Sehingga gerakan panari ini berbentuk dua pasukan yang akan berperang.

12. Tari Adat Alang Babega

Tari Adat Alang Babega via pelangiholiday

Tari yang berasal dari kata “tuturan alang bebaga” merupakan tarian tradisional Sumatera Barat Khas minangkabau yang dipengaruhi oleh suku Mentawai. Tarian ini melambangkan burung elang yang hidup di pohon lalu terbang tinggi menaungi langit dengan mengepakkan sayapnya untuk mencari mangsa, kemudian menukik tajam, dan membunuh mangsa.

13. Tari Adat Ambek-Ambek Koto Anau

Tari Adat Ambek-Ambek Koto Anau via WordPress

Tari Ambek-Ambek koto anau adalah tari yang berasal dari daerah Koto Anau, Lembang Jaya, Solok, Sumatera Barat. Tarian tersebut merupakan mimik dari anak-anak ketika mereka bermain, bergelut atau bercanda, pura-pura berkelahi. Tarian dilengkapi dengan menggunakan gerakan pencak silat, atau merupakan olah gerak dan rasa sebagai satu bentuk materi permainan anak nagari Minang.

14. Tari Adat Barabah

Merupakan tarian tradisional Sumatera Barat yang menggunakan gerakan pencak silat dengan iringan drum atau talempong. Tari barabah minimal dilakukan oleh dua orang yaitu laki-laki dan perempuan. Peralatan yang diperlukan untuk tari barabah adalah pakaian adat dan belati.

15. Tari Adat Kain Paisia Selatan / Selendang Minang

Tari Adat Kain Paisia Selatan via kenalibudaya

Nama tari Kain Paisia Selatan berasal dari nama lokasi tari tersebut yaitu di Salido Ketek, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Sebenarnya asal usul asli dari tari ini adalah dari daerah Darek, namun lebih populer di pesisir selatan. Tari ini dapat dilakukan oleh dua orang, yaitu penari dan pemusik. Tarian tradisional sumatera barat ini diiringi oleh musik gendang. Alat yang digunakan adalah kain khusus yang berbentuk seperti selendang. Penari menggunakan kain tersebut dan memainkannya selama menari.

16. Tari Adat Kiek Gadih Minang

Tari Adat Kiek Gadih via Silontong.com

Merupakan kreasi dari tarian tradisional sumatera barat yang mengangkat unsur-unsur gerakan tarian tradisi di daerah Minang. Cerita yang diangkat dari tarian ini tentang kesibukkan gadis-gadis Minang pada waktu pagi hari ketika bersiap-siap melakukan aktifitas dan menuju masjid.

17. Tari Adat Tempurung

Tari Adat Tempurung via Hipwee

Tari tempurung pada umumnya ditujukan sebagai hiburan dan media komunikasi bagi masyarakat Batu Manjulur. Tari Tempurung menggunakan busana khas Minangkabau berwarna hitam. Kurang minatnya generasi muda untuk mempelajari tari tradisional membuat Tari Tempurung saat ini kurang eksis di masyarakat Kanagarian Batu Manjulur.

Tari Tempurung adalah tarian yang menggunakan tempurung sebagai properti tariannya. Tarian tradisional Sumatera Barat ini diperkenalkan oleh Ali Muhammad sekitar tahun 1952. Popularitas tari tempurung berkembang sampai ke Nagari Ayei Dingin Padang Sibusuk tahun 1970 hingga 1980. Perkembangan tersebut menurun pada tahun 1990 sampai sekarang, masyarakat di Kanagarian Batu Manjulur tidak lagi menarikan tarian tersebut.

18. Tari Adat Tudung Saji

Tari Adat Tudung Saji via Silontong.com

Tarian tradisional Sumatera Barat ini menggunakan tudung saji sebagai alat utama dalam tariannya. Musik pengiringnya adalah musik melayu yang khas. Tari tudung saji minangkabau pernah masuk ke ajang internasional yaitu Pasar Malam Asia Eindhoven pada 6 Juli 2008.

19. Tari Adat Sabalah Sumatera Barat

Tari Sabalah merupakan tarian tradisional Sumatera Barat menggambarkan kehidupan dan martabat perempuan di Minang Sumatera Barat. Selain itu tari sabalah juga sebagai rasa syukur ketika hujan turun membasahi semua ladang sebagai berkah untuk manusia. Sabalah berarti sebelah, karena hanya menggunakan piring di sebelah tangan saja. Gerakan tari Sabalah dinamis dan lincah dan dilakukan oleh wanita yang anggun dan gagah.

Lihat: Tarian Adat Daerah Jawa Timur

Demikian informasi tentang tarian adat daerah Sumatera Barat kami uraikan pada kesempatan kali ini. Semoga memberikan manfaat kepada para pembaca. Silahkan sampaikan kritik dan saran kepada kami melalui kolom komentar.

Oh iya, bagi Anda yang ingin berkunjung ke Padang dan membutuhkan alamat rental mobil di Padang, kami sudah menuliskannya beberapa waktu yang lalu.

Silahkan berkomentar