Tiba di Bandara Yusril Dihadang Residivis Bayaran, Mulutnya Bau Tuak, Ternyata Massa Dari…

Posted on

“Polisi berpakaian dinas jumlahnya banyak, belum lagi yang berpakaian preman. Ditambah anggota TNI, ada juga mobil water canon, aneh saja tidak bisa mengatasi massa yang sebagian mabuk tuak itu,” tegas mantan Panglima Kodam Iskandar Muda ini.

Mantan Danjen Kopassus itu juga mendesak Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian untuk mencopot pimpinan Polda Kalsel dan Polres Kotabaru. Pasalnya, polda setempat gagal menjaga keamanan bandara yang merupakan objek vital.

“Sudah jelas bandara itu bagian dari objek vital, harus diamankan. Masak menyebut ada 1.100 massa, padahal cuman belasan orang. Ini bentuk intimidasi kepada tokoh nasional agar Prof Yusril pulang. Ini aneh,” tegasnya.

Soenarko juga bahkan mencium ada semacam skenario yang boleh jadi dibayar pihak tertentu. Karena itu dirinya meminta Kapolri agar menindak anak buahnya yang tidak profesional.

“Kalau oknum-oknum begini bercokol di kepolisian dan nanti jadi pentinggi Polri, yang rugi seluruh bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

Silahkan berkomentar