Usai Diperiksa Bareskrim, Ustadz Zulkifli Jadi Imam Shalat Jumat di Mabes Polri

Posted on

Setelah diperiksa sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan kasus SARA di Direktorat Siber Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Kamis (18/1) lalu, pada Jumat (19/1) Ustaz Zulkifli menjadi imam shalat Jumat di masjid Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dalam shalat Jumat berjamaah tersebut, Ustaz Arifin Ilham menjadi khotibnya.

“Alhamdulillah, Jumat ini Ustaz Zulkifli Muhammad Ali diundang untuk menjadi imam shalat jumat di masjid Mabes Polri,” kata Arifin dalam keterangan tertulis, Jumat (19/1), seperti dilansir Republika.

Arifin mengatakan, silaturahim yang terjaga antara ulama dan umara membawa keberkahan umat dan negara. Ulama yang istiqomah dan umara yang amanah, bekerja sama dalam fungsi masing masing. Fatwa dan nasihat ulama didengar dan dilaksanakan umara dengan baik, umara pun membuka jalan dakwah ulama. Inilah hubungan yang penuh keberkahan.

“Shinfaani, dua golongan besar bila keduanya baik, maka baiklah umat manusia. Dan bila mereka buruk, maka hancurlah umat manusia, yaitu ulama dan umara,” kata Arifin mengutip hadis Riwayat Ibnu Majah.

Arifin juga mengutip sabda Rasulullah, dari Hadis Riwayat Baihaqi,”Sesungguhnya penguasa (yang adil) itu adalah bayangan Allah di bumi yang menjadi tempat berlindungnya setiap orang yang terzalimi.”

Lalu Arifin mengutip pula sabda Rasulullah dari HR At Thobarani yang mengatakan, “Hendaklah kalian berkumpul dengan para ulama dan mendengarkan perkataan ulama, karena sesungguhnya Allah menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana Dia menghidupkan bumi yang tandus dengan air hujan.”

“Orang bijak berkata, agama adalah fondasi dan kekuasaan adalah penjaga. Segala yang tidak berfondasi, niscaya akan hancur. Dan segala yang tidak mempunyai penjaga, pasti akan mudah hilang,” katanya.