Tiba-tiba Mendadak Islami, Pentolan Liberalis Guntur Romli Ditertawakan Warganet

Posted on

Sewaktu acara di ILC beberapa minggu yang lalu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan bahwa jelang Pemilu banyak politisi yang mendadak Islami. Padahal dalam kesehariannya tidaklah demikian.

Ternyata pernyataan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu 100% benar.

Mendekati tahun politik 2019, nuansa pemilu memang semakin terasa, apalagi setelah pengundian nomor urut partai yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Para politisi yang hendak dicalonkan berlomba-lomba berkampanye tak resmi untuk merebut suara rakyat. Tak terkecuali kader dari partai yang diisi oleh para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Diketahui, partai besutan Grace Natalie tersebut akan mencalonkan beberapa nama termasuk Ratu Isyana Bagoes Oka, Tsamara Amany, dan salah satu pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) Guntur Romli.

Jelang pencalonan tersebut, ada yang lucu di linimasa twitter milik Guntur Romli.

Guntur yang selama ini dikenal sebagai liberalis garis keras yang anti kearab-araban mendadak mengunggah foto dirinya saat berumroh di Tanah Suci. Guntur berpakaian putih berpeci hitam, dan bersorban merah. Istrinya yang juga aktivis JIL, tampak mengenakan hijab berwarna putih.

“Siap2 jumatan, baju putih, sorban merah, yg titip doa, saya doakan,” tulisnya, 23 Februari 2018.

Perubahan drastis Guntur Romli pun segera ditertawakan warganet.

“Cieee nyang mau nyaleg menjelma dari liberalis jadi Islami 1f6021f602 https://twitter.com/GunRomli/status/966938003506528257 …,” kicau balasan datang dari akun @panca66.

“Hahaha .. syariat islam aja gk percaya .. sinis qur’an .. sinis ulama .. lalu tiba2 mau nyaleg terus ke tanah suci .. mau milih org kyk gini ???,” kicau datang dari akun @Abdulla66267142.

“ITU kan photo2 buat persiapan kompanye… Klo bt Ibadah ” Ibadah kan gk perlu publikasi” Dan pengakuan..,” kicau akun @Mariposa_nin.

“Ha ha ha Islam liberal kok tau jumatan ? 1f6031f6021f6051f601 sudah dekat pemilu ya wkkwkw,” kicau akun @wentira2.

Penting untuk diketahui, Isteri Guntur Romli pernah sebut LGBT mulia disisi Allah SWT dan sebut Mahfid MD sebagai orang yang menjijikkan.

Berikut informasinya dikutip dari laman eramuslim.com.

Isteri Guntur Romli Sebut LGBT Mulia Di Sisi Allah Dan Mahfud MD Menjijikkan

Salah satu pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Nong Darol Mahmada menyebut Ketua Mahkamah Konstitusi (2008-2013) Mahfud MD sebagai orang yang berbahaya dan menjijikkan.

Tudingan Nong tersebut terkait pernyataan Mahfud yang pedas terhadap kaum lesbian, gay, biseksual dan transjender (LGBT). Di Twitter, dan ramai dikutip media beberapa waktu lalu, Ketua KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) itu mengatakan LGBT itu berbahaya dan menjijikkan.

“Saya bergaul akrab dengan teman-teman LGBT dan saya bersaksi kalau yang menjijikkan dan berbahaya itu adalah orang-orang seperti Mahfud MD, yang menghasut dan menyebar kebencian terhadap teman-teman LGBT,” balas Nong dalam sebuah esai berjudul LGBT Mulia di Sisi Allah, di sebuah situs online yang kini ramai diperbincangkan.

Dalam tulisan tersebut, istri feminis lelaki Guntur Romli ini, memuji kebaikan sejumlah aktivis dari kalangan LGBT seperti Hartoyo (aktivis gay), Shinta (pendiri pesantren waria), dan Widodo Budidarma (seorang gay pendiri dan aktivis Arus Pelangi). Menurut Nong mereka adalah contoh positif dari kaum LGBT. Dia juga menyebut jika Hartoyo adalah Muslim yang saleh.

“Saya sering bertanya, apakah teman-teman saya ini akan diazab karena LGBT sementara mereka ini sangat baik, baik secara personal maupun sosial, dan taat dengan agamanya? Saya sebagai Muslim yang katanya normal karena saya hetero, merasa tidak sebaik teman-teman ini dalam beragama,” katanya.

Siapa Nong Darol Mahmada?

Dari blognya, Nong Darol yang juga salah satu pendiri JIL ini menulis tentang dirinya:
ku lahir dari keluarga santri. Sejak kecil belajar mengaji. Lulus SD, kemudian nyantri di pesantren Cipasung Tasikmalaya dari SMP-SMA. Padahal orang tuaku punya pesantren dan sekolah. Keluar dari Cipasung, kuliah di IAIN Ciputat tapi lebih banyak dapat ilmu di Formaci, seminar, diskusi, dan jalanan. Pernah ngalamin jadi wartawan Tempo Interaktif dan kemudian bekerja di Institut Studi Arus Informasi (ISAI) Jakarta. Maret 2001, bersama mas ulil (www.ulil.net), mas luthfi (www.assyaukanie.com), mas goen, mas sahal, kak icang dkk mendirikan Jaringan Islam Liberal (www.islamlib.com) dan sampai sekarang terus merawatnya meski harus babak belur dan berdarah-darah. ini betul-betul perjuangan menciptakan ruang publik perdebatan tentang Islam yang sehat. Sekarang lebih banyak membantu mas Rizal “celi” Mallarangeng di Freedom Institute (www.freedom-institute.org) dan enjoy banget sambil berusaha menjadi Mama yang ideal, baik, cool untuk Andrea & Sasha dan menjadi istri yang sholehah buat Mohamad Guntur Romli.